• Berita Terkini

    Friday, September 9, 2016

    Bukit Galau, Wisata Baru Andalan Warga Seboro Kecamatan Sadang

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN  (kebumenekspres.com)- Seolah tak ingin ketinggalan dengan desa-desa di pesisir selatan, Desa Seboro di Kecamatan Sadang, mulai mengeksplore potensi wisata yang ada di wilayah pegunungan utara itu. Bahkan pemerintah desa setempat telah berani menetapkan kawasan tersebut menjadi desa wisata yang diberi nama Desa Wisata Selo Asri Seboro.

    Desa Wisata Seboro mengandalkan keindahan alam semesta yang masih sangat asri. Bangunan embung mini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tak hanya keindahan alamnya saja yang dijual. Tetapi jika pengunjung datang ke tempat ini juga akan disambut perkebunan yang cukup luas. Aneka buah-buahan yang sewaktu-waktu dapat dipetik langsung dari pohonnya oleh pengunjung, seperti buah kelengkeng hingga buah naga.

    Sebagai salah satu desa yang juga masuk laboratorium alam bebatuan tertua di dunia, Seboro juga menawarkan beraneka ragam jenis bebatuan alam yang bisa dilihat langsung dari asalnya. Bahkan, pemerintah desa setempat berencana bakal membangung musium batuan langka guna menunjang desa wisata.

    Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan jika pengunjung mendatangi lokasi ini, yaitu menikmati keindahan alam Sadang melalui ketinggian. Ya, pengelola wisata menyediakan gazebo di atas bukit yang diberi nama Bukti Galau. Dari bukit yang letaknya tak terlalu jauh dari embung mini, pengunjung dapat memandangi gugusan pegunungan di wilayah Kebumen utara tersebut. Diyakini bagi pengunjung yang sedang galau, naik ke atas bukit galau maka galaunya itu akan hilang.

    Kepala Desa Seboro, Teguh Tri Marwanto, mengatakan Desa wisata Selo Asri juga menawarkan atraksi kesenian tradisional yang diyakini sudah hampir punah. Seperti gejok lesung. Tak hanya masyarakat setempat juga telah membuka diri jika ada wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah yang berkunjung ke tempat wisata baru tersebut.  "Desa Wisata Selo Asri juga dilengkapi Wisma Seboro sebagai pusat agro wisata dan tempat belajar anak-anak muda," kata Teguh Tri Marwanto, kepada Kebumen Ekspres, Jumat (9/9/2016)

    Berkunjung ke desa wisata ini, pengunjung juga dimanjakan dengan aneka kuliner khas Seboro. Yakni makan nasi oyek dengan sayuran pucung, sayur aras pohon pisang, sayur pakis hitam hingga sayur jantung pisang.

    Karena bahan dan racikannya, menu ini diklaim hanya ada di Desa Seboro. "Bila wisatawan mau menginap sudah disiapkan tempat menginap yang alami. Bisa menginap di rumah penduduk atau di wisma yang berada di lokasi wisata," ungkapnya.

    Camat Sadang Sukamto, menambahkan Desa Wisata Selo Asri Seboro merupakan tempat wisata alam pertama yang dirintis warga di Kecamatan Sadang. Mengingat sampai saat ini di Kecamatan Sadang belum memiliki tempat wisata.

    Meski tergolong sebagai tempat wisata yang baru dirintis, kata Sukamto, dirinya berharap obyek wisata tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. "Terlebih sebagian besar warga Desa Seboro turut mendukung keberadaan perintisan wisata Selo Asri ini," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top