• Berita Terkini

    Kamis, 01 Juni 2023

    Bupati Kebumen Lantik Tujuh Camat


    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kembali merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen. Kali ini ada 9 pejabat yang dilantik. Dari jumlah itu, 7 diantaranya adalah jabatan camat.


    Mereka yang baru saja dilantik masing-masing Katut Waluyo sebagai Camat Rowokele. Kemudian, Martinus Yudantoro Camat Padureso. Lalu, Sampurno Camat Karangsambung. Anton Purwanto (Camat Alian), Bawono Andi Widodo (Camat Kutowinangun), Wawan Sujaka (Camat Buluspesantren) dan Salam (Camat Mirit). 


    Selain ketujuh camat itu, Bupati juga melantik Nur Wahyudi, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

    serta Marlan, sebagai  Sekretaris Kecamatan Karangsambung. 


    Sembilan pejabat administrator dan pejabat fungsional itu dilantik dan diambil sumpahnya di Pendopo Kabumian, Rabu (31/5) malam. Hadir kemarin,  Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, sejumla pimpinan OPD, dan juga para Camat, serta tamu undangan lain.

    Bupati menyatakan, pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan karena pejabatnya pensiun, dan memberikan penyegaran bagi pejabat lama. Pada bulan Juni inim kata Bupati, ada tiga camat yang pensiun, yakni Camat Karangsambung, Buluspesantren, dan Rowokele. Agar tidak terjadi kekosongan, maka Bupati melakukan pelantikan di penghujung bulan Mei.

    "Ini sudah tanggal 31 Mei, dan besok  kamis 1 Juni itu tanggal merah, dan dilanjutkan cuti bersama Waisak sampai Minggu, dan kita masuk kembali pada Senin 5 Juni. Jadi agar tidak ada kekosongan jabatan malam ini kita lantik,"ujar Bupati di Pendopo.

    Dalam kepemimpinannya, Bupati meminta kepada para pejabat yang dilantik agar mengedepankan komunikasi yang aktif terhadap semua stakeholder, agar visi-misi dan program-program Bupati bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.   "Seperti halnya Camat, dia kepanjangan Bupati di wilayah masing-masing, maka dia harus bisa memahami arah kebijakan pemerintah agar bisa diteruskan ke tingkat bawah. Satu komando, agar program terlaksana dengan baik," jelasnya.


    (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top