• Berita Terkini

    Friday, January 5, 2018

    Rumah Model Srotong di Kebumen Nyaris Punah

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Rumah tradisional srotong khas Kebumen, saat ini keberadaannya semakin langka. Bahkan bisa dikatakan nyaris punah. Rumah khas Jawa ini mulai tergantikan oleh rumah-rumah dengan bangunan beton yang permanen.

    Dalang Senior asal Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Ki Basuki Hendro Prayitno, mengatakan dulu di desanya banyak rumah srotong. Namun, akhir-akhir ini mulai berkurang. Masyarakat lebih banyak yang tertarik menjualnya karena tergiur dengan harganya yang selangit.

    "Sudah banyak yang dibeli olah orang Jogja, orang Solo. Padahal ini rumah khas sini, sekarangan sudah mulai berkurang," kata Basuki, kemarin.

    Menurutnya, hal tersebut terjadi disebabkan berbagai faktor, seperti indikator telah berubahnya pola pikir dan gaya hidup masyarakat menjadi lebih modernis, individualis, dan praktis. Seperti sekarang, juga karena semakin meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

    "Makanya ini perlu ada upaya untuk melindungi. Jangan sampai ini habis, sehingga nantinya kalau kita ingin tahu rumah khas kita harus melihat ke luar daerah," ujarnya.

    Dengan keberadaan itu, pihaknya mendukung Pemkab Kebumen yang akan merencanakan membangun Kampung Jawa Kebumen di wilayah Kecamatan Ambal. Menurutnya, dengan ditetapkannya Kampung Jawa, akan melindungi keberadaan rumah srotong yang kian terkikis. "Saya sangat setuju. Ini secara otomatis akan melindungi rumah dan budaya yang ada di Ambal," imbuhnya.

    Sementara itu, wilayah Kecamatan Ambal bakal ditetapkan menjadi Kampung Jawa Kebumen (KJK). Kampung Jawa Kebumen ini akan melengkapi Kampung Inggris Kebumen dan Kampung Arab Kebumen, yang terlebih dulu diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen.

    Kampung Jawa Kebumen bakal diluncurkan pada Maret 2018 mendatang. Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, dipilih sebagai Kampung Jawa Kebumen. Alasannya, di desa tersebut terdapat rumah mantan Bupati Ambal, Poerbonegoro, dan bangunan SDN 1 Ambalresmi yang merupakan  cagar budaya. Di desa ini, masih banyak dijumpai rumah warga yang memiliki ciri khas Kebumen, yaitu srotong dan bandung.

    Di Desa Ambalresmi, juga banyak terdapat tokoh budaya dan pelaku seni, seperti dalang, sinden, pengrawit, penari, hingga seniman kethoprak yang berpotensi sebagai pelaku kegiatan Kampung Jawa Kebumen.

    Selain itu, di desa tersebut ada home industri pakaian adat jawa  berupa blangkon, sorjan, beskap, wayang golek dan wayang kulit. Masyarakat desa juga masih menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Jawa. Terbukti dengan adanya kegiatan grebeg cah angon, kursus pedhalangan, adanya pemeliharaan cagar budaya yang di dalamnya terdapat benda-benda purbakala. Mulai dari keris, kuluk, baju milik mantan Bupati Ambal serta silsilah trah Bupati Poerbonegoro

    Tak hanya itu, terdapat obyek wisata yang menarik di sekitar desa tersebut. Misalnya Pantai Ambal, kampung kopi, pacuan kuda, dan kampung wisata kuliner sate Ambal, hingga emping Ambal. Masih banyak terdapat tanaman langka khas Kebumen, antara lain kepel, namnam, manggis, duku, sawo, kecik, duren dan duwet.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top