• Berita Terkini

    Tuesday, September 19, 2017

    Bersolek, Obwis Kalibuntu Tegalretno Siap Jadi Wisata Alam dan Edukasi

    pemdestegalretnoforekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) -  Obyek Wisata (Obwis) Kali Buntu Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan mengundang para wisatawan untuk berkunjung. Ini setelah pihak Pemerintahan Desa setempat, telah melakukan sejumlah pembenahan dalam rangka mempercantik kawasan wisata yang berada di titik pertemuan Sungai Lukulo dengan Laut Hindia tersebut.

    Sekretaris Desa Tegalretno, Teguh Priyatno menyampaikan, obwis Kalibuntu telah resmi dibuka untuk umum sejak 31 Agustus kemarin. Sebelumnya, bersama karangtaruna setempat dan mahasiswa KKN IAIN Purwokerto, Pihak desa telah melakukan sejumlah pembenahan. Seperti melakukan pengecatan jembatan serta memoles hutan cemara laut dan menambah sejumlah wahana permainan anak-anak.


    "Obwis Kalibuntu telah dibuka secara resmi pada 31 Agustus 2017kemarin bersamaan dengan pelepasan anak anak KKN IAIN Purwokerto. Sekarang lebih berwarna suasananya," kata Teguh.

    Dengan mengangkat tema Wisata Edukasi, Teguh berharap, Obwis Kalibuntu nantinya bisa menjadi obwis wisata keluarga, sekaligus edukasi bagi anak anak. Tak hanya itu, bagi para anak muda juga telah disediakan spot-spot untuk berswafoto (selfie) dengan latar belakang hutan cemara dan laut lepas.


    "Selain berfoto-foto, pengunjung juga bisa mengajak anak-anak bermain ayunan sambil mengenalkan anak-anak pada huruf abjad, huruf jawa, dan lainnya dengan warna menarik," katanya.

    Yang tak boleh dilewatkan, kata Teguh, pengunjung juga bisa menikmati susur sungai Kali Buntu dengan sampan. "Di lokasi, pengelola menyiapkan sampan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan melalui progam PKPT Th 2015," ujar Teguh, Selasa (19/92017).

    Selain itu, pengunjung juga bisa memancing di Kali Buntu yang banyak ikan blanaknya tersebut.


    Obwis Kalibuntu berjarak sekitar 20 km dari pusat Kota Kebumen, namun bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau empat. Untuk biaya parkir, pengelola mengenakan tarif parkir motor Rp 2000 dan mobil Rp 5 ribu.

      Disebut Kali buntu, jelas Teguh, karena lokasinya berada persis di muara dari Sungai Lukulo yang kebetulan berada di wilayah Desa Tegalretno. "Dari pemerintah desa juga sudah menganggarkan di tahun 2018 terkait wisata Desa. Jadi, nantinya anggaran yang ada bisa untuk mempercantik wisata ini," imbuh Teguh.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top