• Berita Terkini

    Sabtu, 08 April 2017

    Serunya "Menjelajah Keperawanan" Goa Barat Desa Jatijajar, Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kabupaten Kebumen tak hanya memiliki pantai maupun bukit yang indah. Tetapi, Kebumen juga memiliki banyak goa yang tak kalah indahnya. Salah satu goa yang masih perawan yaitu Goa Barat. Goa Barat lokasinya terletak di sebelah timur Goa Jatijajar, di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah.

    Goa ini menyimpan keindahan alam di dalam perut bumi. Nama Goa Barat berasal dari bahasa Jawa yang berarti hembusan angin yang kuat. Dinamakan goa barat, karena di goa itu terdengar desisan angin yang keluar dari air yang akan keluar. Suara angin tersebut kemudian oleh warga setempat dijadikan nama goa, yakni Goa Barat. Goa ini semakin populer hingga sejumlah program petualangan televisi nasional dan internasional tertarik menelusuri goa ini.

    Goa Barat terletak di Blok Karangpucung, Dusun Pulamarta, Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah. Goa itu dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum, menempuh jarak 42 kilometer dari pusat kota Kebumen atau 21 kilometer dari Gombong. Lokasi mulut goa itu tidak jauh dari perkampungan. Dengan berjalan kaki, hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai di mulut goa tersebut.

    Memasuki mulut goa yang cukup kecil, caver atau penelusur sudah disambut stalakmit-stalaktit yang masih hidup di dinding atas goa. Namun jangan lupa untuk berhati-hati. Yang terpenting, saat menelusuri alam bawah tanah harus didampingi orang lokal sebagai pemandu.

    Karena kondisi medan yang cukup berat mewajibkan setiap penelusur membawa peralatan khusus ini. Medan yang sempit, gelap, dan berlumpur perlu membawa alat-alat demi menunjang kegiatan dapat menjamin keselamatan. Peralatan caving, yakni peralatan pribadi dan peralatan single rope technique (SRT), seperti helm speleo (helm khusus untuk penelusuran goa), cover all (pakaian yang dirancang khusus untuk penelusuran goa), descender (alat bantu turun dengan tali, seperti capstand, whale tail, dan rack).

    Pengelola Goa Barat, Marsinus Yosa, mengatakan untuk bisa melihat keindahan Goa Barat, perlu alat penerangan, seperti lampu baterai maupun petromak. Saat ini, pengelola telah memoles lorong yang menghubungkan dua pintu goa. Sepanjang lorong ini telah dibangun lantai semen dan sudah dilengkapi penerangan. Jika terus menelusuri sampai kedalaman sekitar 300 meter akan ada fenomena alam yang sangat menakjubkan.

    Di dalam goa itu ternyata terdapat sebuah aliran sungai bawah tanah dengan air yang jernih. Air Terjun Air tersebut muncul dari tanah yang mengalir sepanjang 1 km lalu masuk kembali ke dalam tanah. Balai Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Progo Bogowonto Luk Ulo (Probolo) pernah mengukur kapasitas sumber air di di goa tersebut mencapai 255 liter/detik.

    Air dari sungai bawah tanah itu dimanfaatkan warga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bahkan PDAM Kebumen sebenarnya tertarik menggunakan air sungai dalam tanah itu untuk air baku 50 liter/detik untuk melayani pelanggan di Ayah, Rowokele Kebumen dan Tambak Banyumas. Tetapi sebagian warga menolak, sehingga proyek bernilai miliaran itu urung dilanjutkan. Sampai di sungai tersebut, perjalanan semakin berat. Hanya mereka yang memiliki keahlian dan peralatan memadai saja yang bisa melanjutkan perjalanan.

    ujung Goa Barat diperkirakan berada di laut kawasan Karangbolong. Untuk menelusuri diperkirakan membutuhkan waktu 10 hari. Tak hanya aliran sungai bawah tanah, di dalam gua yang dijuluki 100 air terjun itu penelusur bisa menyaksikan keindahan air terjun yang ada di dalam goa.

    Beberapa air terjun di Goa Barat memiliki nama yang dulu disematkan tim ekspedisi Indonesia-Prancis, seperti Jump Ulysess (8 meter), Takatsavone (8 meter) dan Sister Morphine (5 meter). Bahkan satu air terjun tersebut mempunyai ketinggian hingga mencapai 32 meter. Karena saking deras airnya serta ketinggiannya yang luar biasa, para petualang goa yang sudah internasional memberi nama Supermen’s Big Sister.

    Menurut Marsinus, pengunjung yang ingin menikmati Goa Barat telah disediakan angkutan khusus dari kawasan parkir wisata Goa Jatijajar. Tak perlu khawatir, pengelola akan membekali pengunjung sepatu pengaman, pelampung, pakaian khusus telusur goa hingga helm pengaman. "Satu orang pemandu akan mendampingi enam orang pengunjung," kata dia.

    Sampai di mulut goa pengunjung akan langsung menuruni anak tangga menuju ruangan bawah tanah menuju aliran sungai. Perjalanan awal menyusuri goa pengunjung akan disuguhkan keindahan stalagtit dan stalagmit. Setelah berjalan kurang lebih 50 meter kebawah, pengunjung akan menemui aliran sungai bawah tanah. Disinilah awal perjalanan susur goa barat dimulai.

    Meski lelah dan dingin ada kepuasan tersendiri usai menyusuri sungai di dalam goa. Terlebih saat pengunjung melihat air terjun yang ada didalam goa. "Trek yang ditawarkan ke pengunjung bervariasi. Mulai dari durasi dua jam perjalanan hingga delapan jam perjalanan," ujarnya.

    Kawasan wisata goa ini dikelola secara swadaya oleh warga setempat. Meski baru dibuka sejak awal tahun 2014 lalu kunjungan wisata Goa Barat laris diminati pengunjung. Susur keindahan bawah tanah goa ini bisa jadi alternatif liburan yang menyenangkan. Pengunjung cukup merogoh kocek antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per orang untuk menyusuri sungai bawah tanah di goa ini dapat dinikmati sepuasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top