BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA SUPRA GTR

    Kamis, 17 Oktober 2019

    Ini Penyebab Kebumen Sulit Raih Penghargaan Adipura

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pemilahan dan pengelolaan sampah hingga kini masih menjadi titik lemah pada penilaian Adipura Kebumen. Hal ini mengemuka pada rapat evaluasi persiapan penilaian Adipura Kebumen, Selasa (15/10/2019). 

    Terkait hal tersebut Pemkab Kebumen akan terus mengupayakan untuk dapat meraih piala Adipura. Ini setelah mendapatkan Sertifikat Adipura dari pemerintah pusat Januari kemarin.

    Saat evaluasi, diperlihatkan hasil nilai PV Kebumen. Berdasar hal tersebut titik pantau Adipura, terlihat beberapa item yang masih mendapatkan nilai merah atau di bawah standar. Meliputi pasar yang hanya mendapatkan nilai 64,21. Tempat pembuangan akhir (TPA) dengan 72,80. Bank sampah mendapat nilai 72,96. Selain itu yakni fasilitas pengolahan sampah skala kota dengan nilai 70,75 dan bank sampah induk dengan nilai 70,10. Permasalahan rendahnya nilai, akibat pemilahan dan pengolahan sampah yang belum optimal.

    Rapat dipimpin langsung Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz. Bupati didampingi Kepala Disperkim LH Edi Rianto. Hadir pula sejumlah pimpinan OPD dan stakeholder terkait penilaian Adipura.

    Dalam kesempatan tersebut Edi Rianto menyampaikan rapat merupakan sinkronisasi dan evaluasi terkait program kegiatan kebersihan antar institusi. Diharapkan terjadi peningkatan kinerja khususnya di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan.

    Hasil evaluasi saat ini titik lemah Kabupaten Kebumen pada pemilahan sampah khususnya pada Fasilitas Umum yang ada khususnya Pasar dan selanjutnya Terminal Bis. Selain masalah pemilahan sampah, menurut Edi juga muncul kriteria baru yaitu toilet.

    "Ini menjadi pekerjaan rumah baru untuk semua fasilitas umum, pemerintahan dan pendidikan yang ada agar memperhatikan hal ini. Kerjasama dan saling bahu membahu dibutuhkan untuk meningkatkan kerjasama guna mencapai apa yang dicita-citakan bersama," katanya.

    Sementara Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz mengemukakan beberapa hal yang harus mendapat perhatiaan. Ini meliputi pengangkutan sampah ke TPA, kebersihan jalan, pengelolaan TPA, dan pengurangan serta pengelolaan sampah. Bupati juga meminta OPD dan elemen terkait atau penanggung jawab titik pantau agar melakukan langkah-langkah strategis. "Semoga Kebumen dapat menerima piala Adipura. Kami juga meminta masyarakat ikut andil dalam menjaga kebersihan dan hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan," ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top