BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Selasa, 16 April 2019

    Bayi Kembar Tiga Lahir di RSUD Prembun

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Tim medis RSUD Prembun mendapat kesempatan untuk menolong proses kelahiran bayi kembar tiga. Ini dari pasangan suami istri Sunarko (38) dan Sukarni (37) Warga RT 6 RW 3 Desa Mrentul Bonorowo. Ketiga bayi berkelamin  perempuan  lahir sehat dengan operasi cesar, Minggu (14/4/2019).

    Bayi pertamanya dengan berat 2.220 gram dengan panjang 45 centimeter lahir sekitar pukul lahir sekitar pukul 13.32 WIB.  Selang satu menit kemudian  bayi kedua dengan berat 2.270 gram, dengan panjang 44 centimeter. Sedangkan bayi ketiga lahir pukul 12.35 WIB dengan berat 2.270 dengan panjang 43 centimeter.

    Proses cesar harus dilakukan karena posisi bayi kedua dan ketiga lintang.  Posisi bayi lintang keduanya dengan kepala disebelah kanan lengan ibu.

    Sukarni menyampaikan telah mengetahui kondisi tersebut. Ini dari pemeriksaan rutin dan USG. Selama proses kehamilan pihaknya juga selalu rajin kontrol.  Ketiga bayi ini merupakan kehamilan Sukarni yang empat kalinya.

    “Saya sudah punya dua anak.  Pada kehamilan ke tiga mengalami keguguran. Ini merupakan kehamilan ke empat. “Awalnya sempat bingung, syukurlah semua berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya, Senin (15/4/2019).

    Dokter yang membantu proses persalinan dr Farrah Lidyana menjelaskan faktor terbesar yang mempengaruhi bayi kembar yakni keturunan. Bayi dalam kondisi sehat dengan satu plasenta dan tiga selaput ketuban. “Pada Minggu kemarin, ibu bayi datang ke rumah sakit dengan gejala mules. Kami periksa kondisi bayi sehat. Posisi bayi pertama normal, tapi yang lain lintang kemudian diperlukan penanganan operasi cesar," ungkapnya.

    Saat disinggung mengenai Air Susu Ibu (ASI),  dr Farrah Lidyana menegaskan, seorang ibu dapat memproduksi ASI dengan jumlah tidak terhingga.  Jika asupan gizinya cukup, tentu produksi ASI cukup meski mempunyai tiga bayi. “Kalau produksi ASI sebenarnya tidak terhingga. Selama asupan gizinya cukup ASI dapat keluar dengan lancar,” paparnya.

    Sementara itu, Direktur RSUD Prembun Iwan Danardono menegaskan, kelahiran bayi kembar tiga di instansinya baru kali pertama, meski RSUD Prembun telah menangani ribuan kelahiran. Kini ibu dan bayi dalam sehat. Bayi juga segera menangis setelah lahir.
    Sebelumnya bayi kembar tiga juga pernah lahir di RSUD Dr Soedirman Kebumen.  Uniknya kelahiran bayi kembar tiga juga terjadi pada Bulan April. Tepatnya 17 April 2018 lalu. Bayi lahir kembar  tiga dari pasangan  Siti Nurohmah (23) dengan Edi Suprapto (29) warga RT 9 RW 4 Desa Kaligowong Kecamatan Wadaslintang Wonosobo. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top