• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Sabtu, 16 Maret 2019

    Guru Diminta Ikut Awasi Pemilu

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kebumen terus menggencarkan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat. Ini  agar masyarakat mau berpartisipasi dalam pengawasan pelaksanaan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan dihelat pada 17 April 2019 mendatang.

    Kali ini sasaran sosialisasi yakni para guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) tingkat SLTA se-Kebumen. Acara yang diikuti oleh 83 guru itu dilaksanakan di Meotel Dafam Kebumen, Jumat (15/3/2019).

    Ketua Bawaslu Kebumen Arif Suprianto SSos menyampaikan sosialisasi dilaksanakan guna mengajak para guru PKn agar dalam memberi materi pelajarannya tentang arti demokrasi dan pemilu. Hal ini penting untuk keberlangsungan masa depan bangsa dan negara. "Setelah mengikuti sosialisasi, kami mendorong para guru agar dapat memberikan pemahaman kembali tentang arti pemilu dan demokrasi bagi peserta didiknya,” tuturnya.

    Pemahaman demokrasi menjadi sangat penting, terlebih bagi para siswa yang terdaftar sebagai pemilih pemula. Ini agar mereka juga turut serta berpartisipasi dalam mensukseskan pemilu 2019. Pemilih pemula memiliki peran penting dalam menciptakan pemilu yang  berkualitas dan bermartabat. “Pemilih baru harus benar-benar diberi pemahaman tentang pentingnya arti demokrasi. Di Indonesia dilaksanakan dengan sistem pemilihan umum. Diharapkan proses pemilu dapat berjalan lancar, tanpa diwarnai hal-hal yang dapat menciderai demokrasi,” katanya.

    Dijelakan Arif melalui kegiatan sosialisasi oleh Bawaslu, diharapkan para guru nanti juga mensosialisasikan kembali kepada peserta didik bahwa dalam pemilu tidak tak hanya turut mencoblos surat suara saja, melainkan juga juga turut mengawasi jalannya pelaksanaan pemilu. "Jika dalam tahapan pemilu mereka menemukan adanya indikasi pelanggaran,  segeralah laporkan ke Bawaslu," terangnya.

    Arif juga menyampaikan, para guru diharapkan dapat memberi penjelasan kepada para peserta didiknya untuk tidak melakukan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Terlebih melalui media sosial yang dapat berdampak pada proses hukum. Generasi milenial saat ini sudah sangat familiar dengan media sosial sehingga perlu diingatkan agar mereka tidak terjerat perilaku negatif. “Kesadaran ini menjadi sangat penting dimiliki oleh guru juga para peserta didik,” ungkapnya.

    Adapun kegiatan sosialisasi bertajuk "Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula". Kegiatan menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kebumen, yakni Nashihudin SHI MSi dari Divisi Hukum, Data dan Informasi. Selain itu yakni dari divisi sengketa Maesaroh MAg dari serta Anggota Bawaslu Maria EP SE. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top