• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Senin, 23 April 2018

    Dua Bocah Tewas di Wisata Curug Jongor Banjarnegara

    BANJARNEGARA-Wisata Curug Jongor yang berlokasi di Desa Muntang Kecamatan Susukan Banjarnegara menelan korban, Minggu(22/4/2018) 2018. Wisata tersebut baru saja beroperasi sebagai obyek wisata kurang dari dua bulan yang lalu.

    Salah satu pegawai Kecamatan Susukan, Azis Budi menyebutkan, korban Jufry Efendi (15) dan Akmal (15) tewas saat berenang bersama teman-temanya di Curug Jongor. Waktu kejadian tersebut berkisar pukul 13.15 waktu setempat.

    “Korban bersama temanya menyewa ban untuk berenag. Tak lama kemudian ban terbalik dan korbanpun tenggelam hingga meninggal dunia,” katanya dihubungi melalui telpon.

    Budi mengatakan, korban sempat berteriakdan melambaikan tanganya minta tolong sebelum akhirnya tenggelam. Mendengar teriakan Jufry, orang disekitar Curugpun bergegas menyelamatkan korban bersama warga penduduk lainya.

    Tak lama kemudian Jufry dan Akmal berhasil dibawa keluar dari tempatnya tenggelam. Warga yang menolongnya langsung membalikan badan korban dengan tujuan mengeluarkan air dari tubuh Jufry dan Akmal. Namun, mereka  belum juga tersadarkan.

    Menurut Budi, mereka lantas dibawa ke Puskesmas Susukan karena warga merasa sudah tak mampu memberikan pertolongan. Namun naas, mereka tetap tak terselamatkan hingga Puskesmas Susukan merujuknya ke Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Jufry dan Akmal pun dinyatakan meninggal dunia pada hari itu juga.

    Setelah selesai diperiksa, pihak Rumah Sakit Emanuel memulangkan Jufry dan Akmal kembali ke Rumah Orang Tuanya masing-masing di Desa Kemranggon menggunakan ambulance. Menurut keterangan Budi, mereka memang berasal dari Desa yang sama. Tak lama setelah dipulangkan, Jufry dan Akmal langsung dikebumikan di Pemakaman Desa Setempat.

    Untuk sementara ini, belum ada keterangan dari pihak Kepolisian Sektor Susukan berikut dengan pengelola wisata curug jongor yang Radarmas peroleh. Kepolisian Resor Banjarnegara juga belum dapat memberikan keterangan. Petugas Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Banjarnegara, Aulia mengatakan belum ada laporan terkait kasus tersebut. “Belum sampai ke kami,” pungkasnya.(Her)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top