• Berita Terkini

    Tuesday, March 27, 2018

    Kebumen Bakal Jadi Sentra Pembuatan Bola

    fotosaedurrohman/ekspres
    KEBUMEN(kebumenekspres.com) - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia baru saja melaksanakan pelatihan pembuatan bola bagi para generasi muda di Kebumen. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Kemenpora berencana membentuk sentra pembuatan bola di Kabupaten Kebumen.

    Hal tersebut disampaikan Kabid Produk Barang dan Jasa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mohamad Gajah Nata Surya mengatakan dalam penutupan pelatihan pembuatan bola, Minggu (25/3/2018). Pelatihan yang digelar di Hotel Mexolie Kebumen itu sendiri digelar  Senin 19 hingga 25 Maret 2018 dan diikuti 60 peserta.

    Mohamad Gajah Nata Surya mengatakan, 50 persen dari peserta pelatihan yang berasal dari kebumen tersebut diharapkan dapat mengaplikasikan dan menyebarluaskan hasil ilmu ketrampilan yang diperoleh selama pelatihan sebagai bentuk wirausaha. "Sebagai tindak lanjut pelatihan ini, di tahun 2018 ini juga segera Kebumen dibentuk sentra pembuatan bola dan diresmikan oleh pemerintah daerah," katanya.

    Tak hanya itu Gajah juga menjelaskan, sentra pembuatan bola tersebut dibentuk tidak terpusat tetapi menyebar di beberapa tempat namun masih dalam satu kelompok. Dengan adanya sentra industi pembuatan bola ini diharapkan dapat menggerakkan dan mengentaskan ekonomian masyarakat sekaligus menyerap tenaga kerja bagi pemuda Kebumen.

    " Dengan telah dibentuknya sentra ini kami berharap Pemkab Daerah dalam hal ini dinas terkait berperan serta dalam membantu pengembangan pemasarannya, Nanti akan kita anggrakan bantuan ke setiap kelompok sentra dari program Kemenpora," ungkapnya.



    Sementara itu, Kabid Kepemudaan dan Olahraga Dispora Wisata Kebumen, Edi Sukamsi, dalam sambutanya ia mengatakan pihaknya siap membantu mengembangkan program tersebut. Pihaknya berjanji akan membantu memfasilitasi pemasaran produk dengan melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan yang banyak menggunakan produk tersebut dalam dunia pendidikan khususnya olehraga sepak bola.

    Salah satu peserta, Arif Wibowo, warga Desa Karangsambung mengungkapkan tekadnya untuk mempraktekkan hasil pelatihan dalam bentuk usaha. (Saefur)



    Berita Terbaru :


    Scroll to Top