• Berita Terkini

    Thursday, February 8, 2018

    Tinggalkan Dapur saat Masak, Rumah Parmiyati Ludes Terbakar

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Gara-gara meninggalkan dapur saat memasak, satu rumah milik Parmiyati (65) warga RT 3 RW 5 Dukuh Kebabal Desa Grogolbeningsari Kecamatan Petanahan ludes dilalap si jago merah, Kamis (8/2/2018).

    Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB tersebut telah membuat kerugian material mencapai Rp 40 juta.

    Kejadian berawal saat pemilik rumah yakni Parmiyati sedang memasak di dapur yang berada di bagian rumah belakang. Di tengah memasak Parmiyati pergi ke depan rumah dan tetap meninggalkan tungku memasak dalam kondisi masih menyala.

    Saat itu tiba-tiba api menyambar tumpukan kayu kering yang berada di dekat tungku. Api semakin membesar ketika berhasil membakar gudang tupukan kayu yang juga berada dibagian dapur. Melihat hal tersebut, Sukarman salah satu warga pun segera melapor kepada pemadam kebakaran.

    “Kami mendapat laporan pukul 10.00 WIB. Selang delapan menit setelah ada laporan tim Damkar Pos Petanahan sudah sampai di TKP,” tutur Kabid Kabid Linmas dan Damkar Satpol PP Kebumen Salam SH.

    Dijelaskannya, sesampai di TKP petugas pemadam kebakaran pun segera bergegas menjalankan tugasnya yakni menjinakkan api. Pos Petanahan dibantu oleh pos Induk Kebumen akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB. “Bagian rumah banyak berisi barang-barang yang mudah terbakar,” jelasnya.

    Salam menjelaskan, hampir seluruh rumah beserta isinya ludes terbakar. Rumah yang ditinggali oleh Parmiyati berukuran 3 x 6 meter hangus beserta gudang kayunya. Bagian atap rumah dan pakaian serta tumpukan kayu bakar habis. Selain itu beberapa peralatan dapur juga rusak. “Berkat kesiapan dan kesiagaan Pos Damkar Petanahan serta koordinasi yang cepat  dengan pos lain juga dibantu personil Satpol PP, api dapat dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan yang menempel di sebelahnya,” katanya.

    Kasus kebakaran di Kabupaten Kebumen memang tergolong cukup tinggi. Pada tahun 2018 ini saja, setidaknya telah terdapat delapan kasus kebakaran. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada. Pastikan kondisi rumah aman saat akan ditinggal. Segala bentuk yang dapat memicu terjadinya kebakaran sebaiknya dihindari. “Musibah kebakaran dapat menimpa siapa saja, untuk itu sebaiknya selalu waspada,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top