• Berita Terkini

    Tuesday, December 19, 2017

    Pasar Rabuk Kini Jadi Taman Pelangi

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Setelah resmi ditutup dan beralih fungsi menjadi taman, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal Pasar Rabuk di Kelurahan Kebumen, terus dipercantik. Kawasan tersebut kini juga mulai ditanami berbagai bibit tanaman.

    Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Hidroponik dan Organik (KHO) Kelurahan Kebumen. Sekitar 40 anggota komunitas yang merupakan warga sekitar melakukan kerja bakti dan menanam bibit pohon di taman tersebut, belum lama ini.

    Kerja bakti diikuti Lurah Kebumen Dede Suntoro dan Ketua Tim Penggerak PKK Ristiyani Dede Suntoro. Sejumlah warga bahu membahu menyiapkan lahan dan menanaminya dengan berbagai tanaman. Antara lain cabai sayur, cabai hias, terong, pepaya jepang, daun afrika, selada, dan pakcoy. "Agar selain jadi hijau juga ada manfaatnya untuk lingkungan sekitar," kata Ketua KHO Kelurahan Kebumen Kuswanto, disela-sela kerja bakti.

    Humas Kelurahan Kebumen, Suwito, menjelaskan hasil dari tanaman tersebut nantinya untuk para anggota komunitas dan warga sekitar. "Perawatan tanaman sementara masih ditangani oleh Anggota KHO. Kedepan rencananya Taman Pelangi tidak hanya hijau sayuran juga akan di tanami tanaman obat," terang Suwito.

    Sebelumnya, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) bersama Kelurahan Kebumen membuat inovasi, dengan merubah lahan bekas tempat sampah tersebut menjadi taman. Tempat yang sebelumnya jorok dan bau itu kini menjadi tempat yang bersih dan indah dipandang.

    Tempat sampah yang sudah puluhan tahun ada itu ditutup dengan tembok memanjang dan ditanami tanaman hias. Kesan kumuh pun lenyap, ditambah lagi tembok sebagai pembatas jalan dengan Sungai Lukulo itu dicat warna warni seperti pelangi.

    Lurah Kebumen, Dede Suntoro, mengatakan tempat pembuangan sampah ilegal yang ditutup mulai 8 November 2017 sekarang sudah bertransformasi dari daerah kumuh menjadi daerah yang sehat dan indah. "Alhamdulillah sudah mulai terlihat lebih indah dan tidak kumuh lagi," kata Dede Suntoro.

    Dede Suntoro, mengungkapkan tak hanya di Pasar Rabuk, tetapi juga akan memoles Kampung Keposan menjadi kampung warna warni. Mantan Lurah Tamanwinangun ini menargetkan tahun ini dapat merubah kawasan kumuh tersebut menjadi lebih sehat dan indah. "Itu kan masih satu RW dengan Pasar Rabuk, sekalian akan kita perindah menjadi kampung warna warni," ujarnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top