• Berita Terkini

    Tuesday, October 3, 2017

    Polisi Selidiki Penjualan Obat Aborsi Online Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Keberadaan klinik aborsi via online dengan menggunakan nama Kebumen, membuat warga resah. Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti mengaku pihaknya sudah mendengar maraknya penjualan obat aborsi secara online tersebut.

    “Masih dalam penyelidikan kita,” ucap Kapolres yang didampingi Kasubag Humas AKP Willy Budiyanto kepada Ekspres, kemarin (3/10/2017).

    AKP Willy menuturkan, dari hasil penyelidikan sementara ada dua kemungkinan terkait kasus penjualan obat aborsi tersebut. Kemungkinanpertama, kasus ini
    adalah penipuan bermodus penjualan obat.

    “Pembeli disuruh transfer tapi itu hanya modus saja. Karena obatnya tak pernah dikirim. Jadi pelaku hanya mengincar uangnya saja,” kata Willy.

    Meski demikian, lanjut Willy, tidak tertutup kemungkinan penjualan obat aborsi itu benar-benar nyata. Terkait hal ini, Willymengatakan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk polres tetangga untuk menyelidiki kasus ini.

    “Kita juga meminta bantuan tim IT untuk mencari pemilik websitu itu, mudah-mudahan bisa segera terungkap,” kata dia sembari menegaskan jika pelaku
    aborsi ilegal maupun pihak  yang membantu aborsi termasuk penjual obat bisa berurusan dengan hukum karena melanggar KUHP maupun Undang-undang
    Kesehatan.

    Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui meminta Aparat menyelidiki serius penjualan obat aborsi secara bebas tersebut. Muhaimin (34), warga Kelurahan Kebumen ini salah satunya. “Jelas sangat khawatir, apalagi itu dijual bebas. Artinya siapa pun bisa membelinya,” ucap dia kepada Kebumen Ekspres, Selasa (3/10).

    Menurut dia, dengan kondisi pergaulan remaja saat ini yang cenderung bebas, klinik aborsi online tersebutjelas sangat berbahaya. Untuk itu Muhaimin meminta
    agar pihak terkait seperti kepolisian segera bertindak.

    Kekhawatiran yang sama dilontarkan Nita (27), warga Panjer. Nita juga meminta pihak berwajib bertindaktegas dengan menutup atau menyelidiki kasus penjualan
    obat aborsi online ini. Apalagi ini membawa-bawa nama Kebumen,” imbuhnya.

    Seperti diberitakan, penjualan obat aborsi secara online yang terang-terangan mencatut nama Kebumen sebagai nama website terendus dalam sebulan terakhir. Kebumen Ekspres yang mencoba mencari tahu mendapati pengakuan dari pemilik situs.

    Dia mengaku bukan berada di Kebumen. Dia juga mengaku hanya melakukan transaksi jual beli dengan cara transfer. Barang kemudian akan dipaket ke alamat pemesan.
    Pengiriman obat ini diklaim olehnya seluruh Indonesia.

    Tak hanya bercerita soal "ampuhnya obat aborsi" yang ia punya, pemilik website juga mengirimkan sejumlah foto obat aborsi. Sadisnya lagi, ada pula gambar-gambar testimoni dari sejumlah orang yang ia klaim sebagai pembeli obatnya. Dalam foto itu terlihatgambar (maaf) janin yang sukses keluar. Ada sekitar 11 foto janin yang ia kirim. (has/mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top