• Berita Terkini

    Sunday, June 18, 2017

    Siswa Wonosobo Bawakan Puisi Sepeda Untuk Presiden Jokowi

    WONOSOBO_ "Aku suka bermain sepeda setiap hari
    Bermain bersama teman-temanku
    Dan aku membeli sepeda
    Aku bermain sepeda di halaman rumahku
    Dan aku bermain sepeda kalau tidak hujan
    Setelah bermain sepeda aku tidur
    Dan aku makan
    Dan aku mandi
    Setelah mandi aku ganti baju"

    Itulah puisi yang dibacakan Irawan, siswa kelas 3 SD di hadapan Presiden Joko Widodo. Puisi dibacakan Irawan saat penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Gedung Sasana Adipura Wonosobo, Sabtu (17/6). Setelah Irawan membacakan puisinya, Presiden memuji keberanian Irawan untuk tampil.

    “Pinter sekali, sudah sepedanya diambil. Puisinya pinter banget, biar dapat sepeda, puisinya aku main sepeda,” kata Presiden.

    Irawan membacakan puisi karena Presiden meminta pelajar yang memiliki keterampilan untuk menunjukkan kebolehannya.  Pelajar lainnya yang tampil ke depan adalah Muhammad Riki yang memperagakan pencak silat dan Nabila yang memiliki keahlian macapat.

    Keduanya juga mendapat hadiah sepeda. Adapun Kartu Indonesia Pintar yang dibagikan adalah sebanyak 1054 kartu. Sebanyak 432 kartu dibagikan untuk siswa SD, 141 kartu untuk siswa SMP, 132 kartu untuk siswa SMA dan 239 kartu untuk siswa SMK. Untuk Paket A dan Paket B masing-masing mendapat 5 kartu dan 15 kartu.

    Kepada para pelajar tingkat SD, diberikan dana bantuan sebesar Rp450.000 per tahun. Untuk pelajar SMP, diberikan Rp750.00. Sedangkan untuk tingkat SMA maupun SMK, diberikan dana bantuan sebesar Rp1 juta.

    Dana tersebut hanya boleh digunakan untuk membeli keperluan sekolah, seperti sepatu, seragama sekolah, tas sekolah.

    “Beli pulsa boleh ndak? Tidak boleh. Kalau nanti ketahuan yang beli pulsa, kartunya dicabut. Janjian ya,” tutur Presiden.Presiden mengingatkan agar para pelajar harus belajar yang rajin sehingga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

    “Anak-anak harus terus belajar, SD belajar biar nanti naik ke SMP. SMP juga belajar biar naik SMA/SMK, SMA/SMKK juga belajar biar naik ke perguruan tinggi. Tugas anak-anak belajar,” kata Presiden.

    Kepala Negara juga kembali mengingatkan bahwa dalam 10-20 tahun mendatang persaingan antar negara akan semakin ketat. “Sekali lagi saya berharap semua belajar dengan baik. Jangan mau kalah dengan teman-teman kita dari negara lain,” jelas Presiden. (win)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top