• Berita Terkini

    Tuesday, June 20, 2017

    Alumni SMP Negeri 1 Kebumen Berbagi dengan Anak Panti Asuhan

    IMAM/ESKPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Paguyuban Alumi SMP Negeri 1 Kebumen Angkatan 1991, memberikan santunan kepada dua panti asuhan yang berada di Kecamatan Pejagoan.

    Adapun dua panti asuhan yang dibantu yakni Panti Asuhan Putra Mandiri dan Panti Asuhan Panti Asih. Pemberian bantuan dilaksanakan dalam acara buka bersama anak panti dan alumni SMP Negeri 1 Angkatan 1991, Senin (19/6/2017).

    Kegiatan santunan kepada panitia asuhan telah dilaksanakan rutin selama 10 tahun ini. Selain untuk menyambut lebaran, pemberian bantuan diharapkan dapat merangsang masyarakat untuk lebih peduli dengan panti asuhan. Sebab hingga kini beberapa panti asuhan masih membutuhkan bantuan.

    Ketua Paguyuban Alumni SMP Negeri 1 Kebumen Angkatan 1991, Djunaidi Prastio (39) menyampaikan, selama sepuluh tahun ini pihaknya selalu melaksanakan kegiatan reoni alumni. Salah satu dari kegiatan reuni yakni bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada panti asuhan. “Kami memberikan bantuan berupa pakaian, sandal sepatu dan uang. Baik uang untuk operasional maupun untuk uang saku anak panti” tuturnya.

    Pengusaha Rental mobil Radja ini juga menjelaskan, di Kebumen hingga kini masih banyak panti asuhan yang memerlukan bantuan. Kendati demikian terkadang beberapa bantuan hanya diberikan kepada panti asuhan tertentu. “Kami sering mendengar terdapat panti asuhan yang kerap menerima bantuan, namun terdapat pula yang panti yang masih jarang menerima,” paparnya.

    Dengan adanya pemberian bantuan secara langsung, diharapkan dapat membuka mata masyarakat bahwa masih banyak panti yang memerlukan uluran tangan kepedulian dari masyarakat maupun pemerintah. “Kami berharap bangun diberikan secara merata, jangan hanya panti itu-itu saja,” jelasnya.

    Adanya bantuan diterima dengan baik oleh pendiri panti asuhan Putra Mandiri, Lestari (54). Bantuan akan membahagiakan para penghuni panti yang terdiri dari anak yatim dan difabel. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak yang telah peduli dan mau membantu,” ungkapnya, didampingi pendiri lainnya Endang Palupi.

    Sementara itu salah satu pengurus panti Putra Mandiri Dwi Safitri mengatakan, saat ini terdapat 55 orang penghuni panti. Sebagian dari jumlah tersebut merupakan difabel. “Mudah-mudahan amal yang diberikan  oleh pemberi bantuan mendapat balasan yang setimpal,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top