• Berita Terkini

    Sunday, March 19, 2017

    Samsudin Keliling Nusantara Sambil Mendongeng

    KEBUMEN(kebumenekspres.com) - Keceriaan para siswa Sekolah Alam / Fieldtrip di Roemah Martha Tilaar Gombong tampak tidak seperti biasanya. Bagaimana tidak, kali ini para siswa kesempatan mendengarkan dongeng dari  Samsudin (46), , Kamis (16/3/2017).

    Samsudin yang akrab dipanggil Sam itu, tidal lain adalah pendongeng yang telah berkeliling nusantara. Kehadirannya kali ini, turut serta mengisi acara dalam kegiatan sekolah alam yang juga menjadi kontribusi Roemah Martha Tilaar di bidang edukasi. Pada kesempatan itu para siswa pun dengan seksama mendengarkan dongeng tentang lingkungan hidup. Bahkan usai mendengarkan dongeng para siswa pun dapat berinteraksi dengan Sam.

    Kecintaan pria kelahiran Indramayu tahun 1971 terhadap budaya dan pendidikan itu, telah membuatnya memulai mendongeng keliling sejak Januari 2016 silam. Sam menggunakan kisah yang original serta wayang kardus buatannya sendiri. Dongeng yang dibawakan adalah seputar konservasi lingkungan serta satwa di Indonesia. Selain melestarikan budaya mendongeng, Sam juga memiliki misi untuk mengenalkan satwa-satwa di Indonesia dengan cara yang interaktif serta original.

    “Saya melihat adanya keragu-raguan untuk bicara atau mengungkapkan pendapat saat anak-anak di bangku SMP. Dengan mendongeng menggunakan wayang kontemporer, saya berharap dapat menanamkan keberanian berekspresi dan berinteraksi kepada anak sejak mereka kecil,” kata Sam yang juga merupakan mantan guru SD dan SMP itu.

    Sam sendiri telah mendongeng dari satu tempat ke tempat lain. Adapun beberapa tempat yang pernah disinggahi yakni Jakarta, Banten, Lampung, Bengkulu, Riau, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Timur, Jawa Barat. Uniknya destinasi pertama di Provinsi Jawa Tengah adalah Kota Kebumen.

    Saat disinggung berapa jumlah tempat yang telah dikunjungi, Sam sendiri menjawab sambil tertawa. Menurutnya, sudah tidak terhitung lagi jumlah tempat yang pernah di kunjunginya.  Di Sumatera saja kurang lebih 60 sekolah telah dikunjunginya. “Terkadang semua itu berlalu tampa terasa. Ekspresi kebahagiaan dari para siswa-siswi itulah yang membuat saya selalu bersemangat untuk menjalankan impian saya,” paparnya.

    Sementara itu Markom dari Roemah Martha Tilaar Alona Ong mengatakan, kedatangan Sam ke Rumah Martha Tilaar dan mau berbagi ilmu menjadi hal yang sangat menggembirakan.  Dongeng menjadi wahana yang baik untuk menyampikan materi pelajaran yang efektif dan menyenangkan. “Program Sekolah Alam merupakan kegiatan yang cocok dengan karakteristik Indonesia yang kaya sumber alam dan budaya,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top