• Berita Terkini

    Friday, November 4, 2016

    Permudah Desa Susun APBdes, Klirong Luncurkan Siperkedes

    saefur/ekspres

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Para kepala desa dan perangkat di Kecamatan Klirong kini dapat lebih mudah membuat perencanaan keuangan desa, baik APBDesa, perubahan dan Pertanggungjawaban  APBDesa. Itu setelah pihak kecamatan meluncurkan program Siperkedes (Sistem Informasi Perencanaaan Keuangan Desa). Peluncuran (launching) Siperkedes dilakukan oleh Camat Klirong, Budi Suanto di aula kecamatan setempat, baru-baru ini.

    Hadir kemarin, Asisten 1 Bupati Kebumen Drs Moh Mahmud Fauzi, MSi sekaligus meresmikan Siperkedes. Juga para kepala desa berikut perangkat di 24 desa di Kecamatan Klirong. Hadir juga kemarin, Wakil Ketua DPRD Kebumen, Ir Miftahul Ulum.

    Camat Klirong Budi Suanto mengatakan, aplikasi penyusun APBDes tersebut sebagai tindak lanjut dari inovasi publik Pemkab Kebumen dalam rangka mewujudkan transparansi anggaran.  Adapun aplikasi Siperkedes ini, katanya, menggandeng pihak Kampus Politeknik Darma Patria Kebumen. Mulai pembuatan sofware hingga bimbingan penggunaannya."Dengan adanya aplikasi Siperkedes, akan memudahkan para perangkat desa di dalam membuat rencana penggunaan anggaran. Sekligus, melaporkan kegiatan dengan lebih mudah,cepat, akurat dan trasparan," ujar Budi Suanto.


    Ahmad Surori Ngafif salah satu tim pembuat aplikasi menjelaskan bahwa aplikasi siperkedes difungsikan untuk pembuatan rencana keuangan desa secara off line dengan hanya menginput angka anggaran dana pada kolom aplikasi. Dengan demikian, pembuatan rencana anggaran APBDes dapat dikerjakan dengan lebih cepat dan mudah. Tak hanya cara penggunaan aplikasi dan sistem keamanan, pihaknya juga menyiapkan bimbingan kepada para perangakat desa hingga mereka mampu mengaplikasikannya.

    Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Klirong, Parjono mengaku sangat terbantu dengan adanya aplikasi Siperkedes. Dia menyebutkan, penggunaan aplikasi tersebut sudah merupakan kesepakatan seluruh kades di Kecamatan Kirong.

    Dukungan juga disampaikan Miftahul Ulum. Politisi PKB itu mengatakan dengan aplikasi tersebut pemerintah dan masyarakat lebih mudah dalam pemantauan. "Dengan adanya pembuatan aplikasi tersebut mempermudah untuk memonitoring, transparasi, akuntabel, juga sebagai media evaluasi," jelas Miftah.(saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top