• Berita Terkini

    Tuesday, August 9, 2016

    Rumah Mbah Supinem Ludes Terbakar

    saefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Diduga lantaran hubungan pendek listrik, sebuah rumah di RT 03 RW 04 Dukuh Kalikudu Desa Kalirancang Kecamatan Alian ludes terbakar, Selasa dini hari WIB (9/8/2016). Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIBitu. Namun, kerugian material mencapai Rp 100 juta.

    Peristiwa itu juga nyaris mencelakakan pemilik rumah, Supinem (74) yang tinggal sendirian di rumah tersebut. Beruntung, perempuan lanjut usia yang sudah menjanda tersebut berhasil menyelamatkan diri.

    Ditemui kemarin, Supinem mengaku tengah tertidur pulas saat peristiwa itu terjadi. Dia yang tidur di kamar rumah belakang tiba tiba saya mendengar suara gemeretak dari rumah depan. "Saat saya tidur, saya mendengar pleteek..! pleteek..! Tak lama kemudian terdengar kaca pecah pyaang..!! " katanya dalam bahasa Jawa ngapak khas Kebumen.

    Rasa penasaran Supinem berubah menjadi panik saat melihat api berkobar-kobar membakar rumahnya. "Melihat itu, saya keluar menabuh kentongan dan teriak teriak kebakaran..!! kebakaran..!!" imbuhnya.

    Sontak teriakan itu mengundang tetangga-tetangga Supinem berhamburan mendatangi lokasi. Termasuk, Edi Purwanto (33) cucu korban yang tinggal tak jauh dari rumah Supinem. Saat itu, jago merah sudah berkobar-kobar sehingga membuat warga panik. Apalagi, muncuk kekhawatiran api akan merembet ke rumah tetangga. Upaya pemadaman pun dilakukan dengan alat seadanya. "Saya takut api menjalar ke rumah tetangga dan rumah belakang. Saya nekad naik ke atas genting bersama tetangga untuk memukul mukul api yang menjalar dan memisahkan puing kayu yang sebagian sudah mulai terbakar," kata Edi Purwanto ditemui kemarin.

    Suasana makin panik saat warga melihat tiang listrik di depan rumah Edi tiba-tiba mengeluarkan percikan api. Spontan warga menghubungi PLN guna mengantisipasi kebarakan merembet ke rumah-rumah yang lain. Beruntung, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, rumah Supinem telanjur tinggal puing diamuk jago merah.

    Perangkat Desa Kalirancang Rois Wardan (36), mengatakan, kebakaran yang terjadi di rumah Supinem dipicu hubungan pendek listri (konsleting). Dia menduga, hubunga pendek listrik itu disebabkan oleh sambungan pada gastang listrik yang berada di rumah Supinem. "Kayaknya sambungan  pada gastang listrik tak sesuai prosedur. Sebab, pada kabel penghubung utama hanya dikupas lalu dililitkan ke kabel pengubung meteran rumah. Kondisi itu yang menyebabkan timbulnya percikan api di gastang dan membuat Supinem terbakar," ujarnya.

    Akibat kejadian Rois menaksir Supinah dirugikan sekitar Rp 100 juta. Mengingat, surat-surat berharga dan dokumen milik Supinem jadi abu. Selain itu, api juga telanjur membakar rumah Supinem yang terdiri dari dua bangunan hingga ludes berikut isinya. (saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top