• Berita Terkini

    Thursday, August 18, 2016

    Bupati Fuad Luncurkan Smart City Qmen

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen HM Yahya Fuad meluncurkan Kebumen Smart City atau kota pintar. Smart City yang diberi nama "Qmen" tersebut diluncurkan bertepatan dengan malam tasyakuran peringatan HUT ke-71 RI di Alun-alun Kebumen, Rabu (17/8/2016) malam.

    Layanan sistem informasi manajemen tersebut berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi. Aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone berbasis android ini berisi sistem untuk mendorong percepatan pembangunan, dengan sebutan Be Smart City.

    Bupati Kebumen HM Yahya Fuad, mengatakan Smart City tersebut untuk mendukung pengembangan e-government. Yang direalisasikan melalui aplikasi android Qmen. "Yang bermakna sebagai kunci pintu dan jendela informasi bagi masyarakat luas atas potensi dan pelayanan publik di Kabupaten Kebumen," kata Yahya Fuad, kepada Kebumen Ekspres, di lokasi peluncuran.

    Menurutnya, sistem informasi manajemen ini merupakan solusi yang efektif dan efisien untuk pencarian berbagai informasi dan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, layanan tersebut sekaligus sebagai media untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun aduan masyarakat Kabupaten Kebumen.  "Dengan layanan ini masyarakat dapat mengadu tanpa batas waktu dan tempat. Karena media informasi ini diakses melalui internet," ujar Bupati Fuad.

    Dari sisi administrasi, aplikasi ini juga merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemkab Kebumen dalam penyelenggaraan pemerintahan. Lebih dari itu, nantinya layanan ini tidak hanya menyajikan informasi dan pelayanan publik yang dikelola Pemkab Kebumen. "Secara bertahap juga akan menampilkan berbagai informasi dan pelayanan publik yang dikelola oleh swasta atau masyarakat," tegasnya.

    Yahya Fuad menyebut, aplikasi tersebut dibuat dengan biaya yang sangat murah. Hal ini terjadi lantaran, sang pembuatnya merupakan putri asli Kebumen, Novi Wahyuningsih. "Biaya murah banget, nggak sampai miliaran. Ini nggak sampai Rp 200 juta," imbuhnya.

    Ia berharap melalui aplikasi “Qmen”, masyarakat Kabupaten Kebumen maupun masyarakat umum dapat mencari atau mengakses segala informasi yang dibutuhkan. "Melalui aplikasi ini juga untuk menyampaikan aspirasi dan saran serta masukan untuk Kebumen yang lebih maju," tandasnya.

    Adapun kota di dunia yang telah mengimplementasikan konsep smart city antara lain London, New York, Amsterdam, Hong Kong, Paris, Singapura, Barcelona, dan Tokyo. Di Indonesia sudah ada beberapa kota yang sudah menerapkan konsep smart city, diantaranya Surabaya, Bandung, Balikpapan dan Makassar.

    Hadir pada peluncuran itu, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Kapolres Kebumen AKBP Alpen, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol CZI Priyo Sambodo. Sekda Adi Pandoyo, serta pimpinan SKPD di jajaran Pemkab Kebumen.

    Pada kesempatan itu, juga diluncurkan Program KTP elektronik 17 atau "KeTaPel-17". Program ini bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan bagi Wajib KTP elektronik pemula. Atau yang saat ini berusia 17 tahun, dan diberikan sebagai hadiah ulang tahun yang ke-17 dari Pemkab Kebumen.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top