• Berita Terkini

    Monday, April 18, 2016

    Sambut Harlah, Fatayat Gelar Berbagai Lomba

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-66, Fatayat NU cabang Kebumen menggelar berbagai lomba. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Perwakilan Pengurus Ranting dan Anak Cabang (PAC) Se-Kabupaten Kebumen itu dilaksanakan di Gedung MA PK Ma’arif Kebumen dan Kompleks Gedung PC NU Kebumen, Minggu (17/4/2016).

    Adapun beberapa lomba yang dilaksanakan diantaranya, paduan suara Mars Fatayat NU, Dongeng Islami dan membuat kudapan (makanan) non beras.

    Dari pantauan Ekspres, para peserta pun tampak sangat antusias mengikuti lomba. Mulai pukul 08.00 WIB para peserta sudah memadati beberapa ruangan di Gedung NU Kebumen. Lomba dilaksanakan secara terpisah, mulai dari mendongeng, paduan suara dan kudapan. Peserta lomba kudapan dengan cekatan menghias hidangan yang berbahan non beras. Selain tampil menarik, kudapan juga harus enak.  

    Ketua panitia pelaksana, Elok Nur Faikoh Al Attas SPd mengatakan, kegiatan lomba diharapkan mampu untuk meningkatkan kreatifitas bagi para anggota Fatayat Kebumen. Perlombaan kudapan juga dimaksudkan untuk nguri-uri budaya dan meningkatkan karakter Fatayat. “Kader Fatayat harus mampu menjadi pelopor pendidikan karakter,” katanya.  

    Sementara itu Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kebumen Siti Mardiyah SSosI mengatakan, puncak Harlah akan dilaksanakan pada hari Minggu (24/4) mendatang di Gedung Muslimat NU Kebumen. Pada acara tersebut akan digelar Fatayat bersholawat bersama Mahage dan Qorunnisa. Selain itu terdapat pula kegiatan Fatayat Charity dan bazar.

    Siti Mardiyah menambahkan, Fatayat NU merupakan organisasi remaja putri NU. Untuk organisasi pelajar putri NU disebut dengan IPPNU sedangan untuk organisasi ibu-ibu disebut dengan Muslimat NU. Sedangkan untuk pelajar putra di orgasisasi NU disebut dengan IPNU dan untuk organisasi remaja putra diberi nama Gerakan Pemuda Ansor.
    Secara struktural organisasi NU juga terbentuk rapi mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa. “Untuk pusat disebut dengan PBNU, untuk Propinsi adalah PWNU, tingkat Kabupaten PCNU, Tingkat Kecamatan MWCNU dan tingkat Desa disebut Ranting NU,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top