• Berita Terkini

    Tuesday, April 12, 2016

    Lagi, Pria Tewas Disambar KA

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kasus laka maut akibat tersambar kereta api kembali terjadi di Kota Beriman. Kali ini, naas menimpa seorang laki-laki bernama Sukartono (45) warga Tanah tinggi sawah no 12 B Jakarta yang tewas tersambar kereta api barang nomor KA 2748 / Barang CC: 2061343 di rel kereta api Desa Argopeni Kecamatan Kebumen, Selasa (12/4/2016), sekitar pukul 11.46 WIB.

    Kapolres Kebumen AKBP Alpen SIK SH MH melalui  Kapolsek Kebumen AKP Yohanes H Pracoyo mengatakan kecelakaan berawal saat warga tengah melintas di  rel kereta api Desa Argopeni Kecamatan Kebumen. Di saat bersamaan melaju kereta api barang nomor KA 2748 / Barang CC: 2061343 dengan  masinis Fatah Yasin (34)  dan asisten masinis Mugiono warga Kroya Cilacap. Korban yang diduga mengalami gangguan jiwa itupun tersambar dan tewas seketika akibat luka parah yang dideritanya. “Kemungkinan besar korban mengalami gangguan jiwa” tutur AKP Yohanes Pracoyo.

    AKP Yohanes mengatakan pihaknya sempat kesulitan mengidentifikasi korban. Sebab, saat ditemukan tak ada tanda pengenal apapun yang dibawa korban. Baru setelah polisi melakukan pengecekan melalui alat sidik jari, diketahui korban bernama Sukarto warga Tanah tinggi sawah no.12 B Jakarta. "Setelah diketahui identitasnya, korban diserahkan ke RSUD Kebumen," imbuh dia.

    Adanya kasus kecelakaan yang menimpa Sukarto menambah daftar panjang kasus serupa. Pada Jumat (8/4) lalu, Sahid (40) Seorang tukang pijat warga RT 2 RW 7 Dukuh Legok Desa/Kecamatan Pejagoan, juga tewas akibat tersambar kereta api Gajah Wong, tepat di sebelah berat jembatan Renville.

    Sebelumnya pada Sabtu (2/4) lalu, M Jaki Murtadlo (22) warga Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor, juga meninggal dunia akibat tersambar kereta api. Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Tiger nopol B 3097 FCO, menerobos palang pintu perlintasan kereta, tepatnya diperlintasan kereta api di Desa Kemukus Kecamatan Gombong.
    Marsikin (65) pengendara sepeda motor Honda Supra X warna hitam Nomor Polisi AA 5090 BW, juga tewas tertabrak kereta  api Progo jurusan Lempuyangan-Pasar Senen di perlintasan pintu kereta api nomor 559, RT 3 RW 3 Desa Kedawung Kecamatan  Pejagoan, tepatnya sebelah timur Stasiun Sokka,Selasa (8/3) lalu.
    Nasib naas juga dialami oleh Wigiyanto (56), warga Gang Bakung No 31 RT 2 RW 5 Kelurahan/Kecamatan Kebumen. Dia tersrempat kereta api Bengawan Jurusan Lempunyangan-Pasar Senen pada Sabtu (9/1). Kendati tidak sampai merenggut nyawanya, namun akibat kecelakaan tersebut, Kakek yang berprofesi sebagai pemulung harus menjalani perawatan yang intensif di RSUD DR Soedirman Kebumen.
    Sementara itu selang satu hari sebelumnya yakni Minggu (10/1) di perlintasan tanpa palang no 572 Desa Argopeni Kecamatan Kebumen, juga terjadi kecelakaan kereta api. Sekitar pukul 11.30 WIB kereta api Bogowonto dari arah Timur menabrak Sllinder/stoom yang sedang melintas dikemudikan oleh Zaini Masduki (32) warga Desa Jogopaten Kecamatan Buluspesantren. “Dalam dua Minggu ini, selain di Desa Argopeni, sudah terdapat tiga korban meninggal akibat tersambar kereta api, diantaranya terjadi di Kecamatan Prembun, Jembatan Renville dan Palang Pintu Kemukus Kecamatan Gombong," tutur Yohanes. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top