• Berita Terkini

    Sunday, March 20, 2016

    Sakur Jaelani Ketua DPC Hanura Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sakur Jaelani terpilih sebagai Ketua DPC partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Kebumen periode 2016-2021 pada Musyawarah Cabang II Partai Hanura yang digelar di Hotel dan Rumah Makan Candisari, Sabtu (19/3/2016). Sakur yang saat ini menjabat anggota DPRD Kebumen itu menggantikan ketua sebelumnya, Bayu Ikhtiar.

    Ketua pelaksana Muscab, Adi Waluyo SH mengatakan, Sakur mendapat dukungan dari 12 PAC peserta Muscab. Adapun yang hadir kemarin, terdapat 18 PAC.  "Dan hasilnya, 12 PAC mendukung Sakur Jaelani," kata dia.

    Pantauan koran ini, Muscab sempat molor sekitar 3,5 jam. Dari pukul 13.00 yang dijadwalkan, Muscab baru dimulai sekitar pukul 15.30. Hanya berlangsung sekitar 30 menit, Muscab menghasilkan keputusan. Menariknya, Bayu Ikhtiar tak hadir pada Muscab kemarin. Disinggung soal ketidakhadiran Bayu Ikhtiar, Adi Waluyo mengatakan pihaknya sudah memberikan undangan kepada yang bersangkutan. "Kami sudah mengundang beliau, namun tadi beliau memberi kabar tak bisa datang karena sedang tak enak badan. Apapun itu, tak masalah," kata Adi Waluyo yang sehari-hari adalah Kepala Desa Candirenggo Kecamatan Ayah tersebut.

    Salah satu anggota tim 9 dari DPD Hanura Jawa Tengah yang memimpin jalannya Muscab, Sumarsono SH MH malah enggan berkomentar soal ketidakhadiran Bayu Ikhtiar. Sumarsono meminta, Ketua terpilih segera bekerja. Sebagai langkah awal, membentuk kepengurusan baru dalam waktu 3 bulan ke depan. "Kami meminta agar Ketua terpilih dapat segera merangkul semua kader dan melupakan masalah sebelumnya," katanya.

    Ungkapan senada diungkapkan Ketua DPD Hanura Jawa Tengah HM Supito yang hadir pada kesempatan itu. Dalam sambutannya pembukaan Muscab, Supito meminta para kader tidak mengungkit-ungkit kekurangan kepengurusan sebelumnya. Yang lebih penting lagi, Supito meminta Hanura Kebumen mendukung pemerintahan Bupati dan wakil bupati saat ini, HM Yahya Fuad -KH Yazid Mahfudz.

    "Kita adalah partai pemerintah. Sekalipun di Kebumen calon lain yang jadi, Hanura harus mendukung program bupati dan wakil bupati terpilih," tegasnya. Sekedar informasi, Hanura Kebumen yang berkoalisi dengan PDIP mengusung pasangan calon Bambang Widodo-Sunarto pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (pilkada) 2015 lalu. Sementara, HM Yahya Fuad-Yazid Mahfudz sebagai bupati-wakil bupati terpilih, diusung PAN, Gerindra, PKB, Demokrat serta PPP sebagai partai pendukung.

    Sementara, Sakur, usai Muscab mengatakan siap membentuk kepengurusan baru. Sebelum itu, pria yang sebelumnya Wakil Ketua DPC Hanura itu akan mengumpulkan dan mendengarkan suara dari para kader demi rekonsiliasi partai. Politisi asal Desa Tanjungmeru, Kutowinangun yang duduk di Komisi D DPRD Kebumen tersebut, berjanji akan merangkul semua kader, baik yang mendukungnya atau tidak.

    Disinggung soal komposisi kepengurusan baru nanti, Sakur menolak istilah rombak kabinet. "Ya jelas ada perubahan namun tidak seluruhnya. Saya juga menghimbau agar semua kader dapat bersama-sama membesarkan partai Hanura khususnya di Kebumen. Setidaknya menambah perolehan kursi di DPRD pada Pemilu mendatang," kata Sakur yang memang satu-satunya anggota DPRD Kebumen dari Partai Hanura itu.(cah) Hatu Nurani Rakya

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top