• Berita Terkini

    Senin, 20 September 2021

    Bupati Kebumen: Koperasi Bisa Jadi Solusi Entaskan Kemiskinan


    KEBUMEN-(kebumenekspres.com) Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menyampaikan koperasi menjadi salah satu pilar perekonomian dalam upaya menyejahterakan warga masyarakat. Bahkan, Bupati meyakini, koperasi bisa menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan problem kemiskinan di Kebumen.


    Hal itu disampaikan Bupati saat membuka acara Musyawarah Daerah Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kebumen di Aula Dekopinda Kebumen, Jalan Arumbinang, Sabtu (18/9/2021).


    "Problem kemiskinan di Kebumen terjadi salah satunya karena terjadinya kesenjangan penghasilan dari para kaum pekerja. Kehadiran koperasi di Kebumen tentunya harus bisa menghapus kesenjangan itu, karena koperasi adalah soko guru perekonomian negara yang masih masih menjunjung tinggi azas keadilan," ujar Bupati.

    Dekopinda Kabupaten Kebumen sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Kebumen lanjut Bupati, juga mempunyai kedudukan dan peran yang strategis untuk ikut membangun dan mengembangan perkoperasian.  "Cita-citanya pastinya satu agar koperasi lebih maju dan berkembang sehingga semua anggotanya dan masyarakat bisa semakin sejahtera," tuturnya.


    Bupati pun mendorong Dekopinda Kabupaten Kebumen bergerak lebih dinamis dalam meningkatkan kemampuan koperasi dalam menjawab tantangan zaman.  Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen senantiasa mendukung penuh Dekopinda, untuk selalu melakukan inovasi supaya koperasi-koperasi di Kabupaten Kebumen bisa tetap aktif sebagai penggerak ekonomi kemasyarakatan.


    "Bagaimanapun koperasi juga bisa memberikan perhatian dan fokus terutama kepada pelaku UMKM. Sehingga para pelaku UMKM dapat dimudahkan untuk memperoleh dana bergulir serta pinjaman untuk usaha," tuturnya.


    Untuk penguatan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) di Kebumen, Bupati mengusulkan untuk diperbanyak kegiatan festival atau pameran guna mempromosikan produk-produk terbaik ke masyarakat.  "Ke depan Kebumen perlu memperbanyak kegiatan festival untuk memamerkan produk-produk UMKM. Jadi masyarakat tak perlu lagi buat toko, ongkosnya terlalu mahal, cukup perbanyak festival atau digiatkan marketingnya lewat tekonologi digital," tandas Bupati.

    Bupati bahkan sangat terbuka, jika para pelaku KUMKM bisa datang dalam setiap kegiatan rapat dinas dari masing-masing OPD untuk sekaligus menawarkan produk-produk unggulannya. Hal itu pun sudah pernah dilakukan oleh para pelaku UMKM. (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top