BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA SUPRA GTR

    Jumat, 12 April 2019

    Siska Juara Lomba Pidato Bahasa Jawa

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Siska Rahmawati namanya. Meski masih muda, Siska sudah sarat prestasi. Terbaru, ia baru saja menjadi juara lomba pidato Bahasa Jawa tingkat Kabupaten Kebumen untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah.

    Prestasi membanggakan tersebut diraih gadis cilik kelahiran 4 Mei 2007, pada kegiatan Ajang Kreativitas Seni dan Olahraga Madrasah Indonesia (AKSIOMA) tahun 2019 untuk jenjang MI tingkat Kabupaten Kebumen pada 12-14 Maret 2019 lalu di MIN 1 Kebumen.

    Saat itu, Siska berhasil menyisihkan peserta lainnya yang berasal dari 14 Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se Kabupaten Kebumen.



    Prestasi tersebut tidak datang begitu saja, tapi diraih setelah melalu latihan yang ulet, baik dari guru-gurunya di MI Sultan Agung Sidomoro, Buluspesantren, maupun dari orang tuanya sendiri.



    Untuk mengikuti AKSIOMA tingkat Kabupaten Kebumen, Siska harus memenangkan AKSIOMA tingkat Kecamatan Buluspesantren terlebih dahulu. Tahun 2018, Siska berhasil menyisihkan peserta dari 6 MI lainnya, dan menjadi juara tingkat Kecamatan Buluspesantren.


    "Namun di tingkat Kabupaten Kebumen, pada AKSIOMA tahun 2018, Siska hanya berhasil meraih juara III," terang Zaenal Mu'taid, orang tua Siska yang ikut melatih anaknya.


    Zaenal yang merupakan Kepala SMK Puspajati, Sangubanyu, Buluspesantren ini menyempatkan diri melatih pidato anaknya. Bukan berarti tidak percaya pada latihan yang diberikan gurunya, melainkan untuk lebih memperlancar.



    "Menjelang lomba bisa sampai enam kali sehari latihannya," cerita Siska tentang latihan yang dijalaninya.

    Latihan yang dilakukan Siska dengan sungguh-sungguh tersebut, akhirnya memberi hasil yang memuaskan. "Alhamdulillah untuk tahun 2019, Siska berhasil menjadi juara tingkat Kabupaten Kebumen," ujar Zaenal Mu'taid dengan penuh rasa syukur.



    Pada saat meraih juara I tingkat Kabupaten Kebumen, memilih topik tentang budi pekerti. Bagi Zaenal, cara berpidato Siska sudah seperti da'i cilik. Lebih bernilai plus karena menggunakan bahasa Jawa.



    "Sekarang ini, semakin sedikit anak-anak bisa berpidato dengan bahasa Jawa," ungkapnya.

    Keberhasilan Siska tentu saja ikut mengharumkan nama MI Sultan Agung Sidomoro, yang sekarang berada di bawah kepemimpinan Samsul Hidayat.

    MI yang memiliki 182 siswa ini, merupakan salah satu dari 6 MI swasta yang ada di Kecamatan Buluspesantren. Sedangkan di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sultan Agung Kebumen, MI Sultan Agung Sidomoro, merupakan salah satu dari 9 MI yang dikelola yayasan tersebut.(*/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top