Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Jumat, 09 Maret 2018

    MAN 3 Kebumen Juara 1 Lomba Menulis Artikel

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Setelah berhasil sebagai Juara ke 3 dalam lomba KIR yang diselenggarakan oleh LIPI Karang Sambung Kebumen beberapa bulan lalu, kini siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kebumen kembali menyabet prestasi. Kali ini prestasinya bukan menjadi juara 3 namun justru mampu meraih Juara 1 dalam lomba Menulis Artikel Tingkat SMA se- Kabupaten Kebumen.

    Lomba yang dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Kebumen beberapa waktu lalu itu, diikuti oleh seluruh perwakilan SLTA dilingkungan Kabupaten Kebumen. Adapun juara 1 pada lomba tersebut yakni siswa MAN 3 Kebumen yakni Kinkin Supeni.

    Kinkin merupakan siswa Kelas XI yang mengambil program ilmu-ilmu sosial. Dalam lomba menulis artikel itu, Kinkin mengangkat judul “Pemanfaatan Perpustakaan Guna Menciptakan Kemandirian Masyarakat Melalui Aspek Bina Manusia, Bina Usaha, dan Bina Kelembagaan”. Atas juara yang berhasil diraihnya itu, Kinkin sendiri mengaku mengaku bangga dan bersyukur atas semua kerunia tersebut.

    Saat ditemui Ekspres, Rabu (7/3/2018), Kinkin yang didampingi Pembimbingnya Siti Chasanah SPd mengaku bukan hal yang mudah untuk dapat menjadi juara 1. Menurutnya banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum lomba, yakni mulai dari menentukan tema, membuat judul, reference hingga kemampuan presentasi. “Juara merupakan buah dari hasil kerja keras,” tutur putri dari pasangan Suyanto dan Leni itu

    Menurut Kikin sangat besar sekali manfaat dari sebuah perpustakaan. Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen, khususnya kaum pelajar supaya memaksimalkan fungsi perpustakaan. Perpustakaan merupakan ruang literasi untuk membuka dunia. Oleh karena itu harus di bangun budaya dan mental membaca. Jika seluruh komponen masyarakat mempunyai budaya litarasi yang tinggi maka akan terciptalah peradaban yang mulia. “Saya yakin Kebumen akan menjadi maju dan tercapai tujuan masyaraakat yang sejahtera,” katanya.

    Kikin menambahkan, untuk mewujudkan budaya literasi yang tinggi diperlukan dukungan dari lembaga pemerintah. Hal ini dilaksanakan melalui pengadaan buku yang memadai. Menurutnya belajar merupakan perjalanan dan bukan sebuah lintasan. Untuk itu nikmati saja proses dan tahapan belajar. “Belajar adalah proses panjang yang harus kita lalui. Perjalanan yang harus ditempuh, jangan dianggap sebagai beban, namun harus dinikmati,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top