• Berita Terkini

    Thursday, February 1, 2018

    Bupati Kebumen Mendadak Tinjau TPA Kaligending

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, meninjau Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kaligending, Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, belum lama ini. Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti keluhan warga yang diduga sumurnya tercemar limbah dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

    Turut mendampingi bupati, Plt Sekda Mahmud Fauzi, Asisten Sekda Tri Haryono, Kepala Dinas Perkim LH Edi Rianto, Kabag Humas Sukamto, Kabag Pembangunan Haryono Wahyudi. Serta pemerintah desa setempat.

    Bupati Yahya Fuad, menyampaikan dari laporan pemerintah desa ada 150 Kepala Keluarga (KK) di 2 RT sumurnya tercemar. Akibatnya, masyarakat tidak dapat memanfaatkan air di lingkungan mereka untuk kebutuhan sehari-hari.   

    "Air sumur warga tercemar airnya sudah hitam, hitam dan bau. Diduga IPAL kita kurang sempurna, tahun ini akan kita perbaiki dengan cara recycling sebelum keluar dan akan kita perlebar kapasitasnya," kata Yahya Fuad, disela-sela tinjauannya.

    Selain itu, Pemkab Kebumen juga akan membangun Pamsimas untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat. Pamsimas akan dibangun tahun ini menggunakan alokasi dana dari APBD Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2018.

    "Sekitar satu kilometer dari sini ada sumber mata air akan kita bangung Pamsimas. Jadi selain memperbaiki IPAL kita juga bangun Pamsimas sekalian," terangnya.

    Untuk menambah kapasitas pengelolaan sampah, Pemkab Kebumen juga bakal memperluas lahan TPA tersebut hingga 3 hektare. TPA modern pertama di Kabupaten Kebumen itu juga akan dipercantik dengan berbagai dengan tanaman bunga. Selain juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas taman, seperti ayunan maupun gazebo.

    "Sehingga imej masyarakat terhadap TPA bukan lagi hal yang menjijikan, tetapi juga bisa jadi wisata," imbuhnya. 

    Sementara itu, setelah selesai dibangun menjadi lebih ramah lingkungan, TPA Kaligending diwacanakan  bakal menjadi lokasi wisata edukasi sampah. Dengan latar pemandangan yang cukup indah serta letaknya yang mudah dijangkau tidak menutup kemungkinan TPA Kaligending kedepan akan dimanfaatkan sebagai tempat wisata edukasi.

    Saat ini TPA Kaligending sudah melakukan aktivitas pemilahan sampah, terutama sampah plastik. Selain itu, TPA ini juga memiliki area pasif yang bisa dimanfaatkan untuk peruntukkan lainnya.

    Kepala Dinas Perkim LH Edi Rianto, mengatakan TPA Kaligending menjadi TPA andalan bagi Pemkab Kebumen. "Dengan rata-rata pembuangan sampah 80 ton per hari, diperkirakan TPA ini mampu berfungsi selama 15 tahun kedepan," tegas Edi Rianto.

    Selain menggunakan sistem penimbunan dengan teknik control landfill untuk mengurangi bau dan polusi udara, TPA ini juga terintegrasi dengan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT).

    TPA Kaligending merupakan salah satu TPA yang cukup representatif yang dimiliki Pemkab Kebumen. Pasalnya, TPA yang berjarak sekitar 20 kilometer  dari pusat Kota Kebumen, memiliki luas kurang lebih 5 hektar. Dengan fasilitas pendukung berupa Kantor, jembatan timbang, truck loader, bulldozer dan eksavator. Untuk mengurangi polusi dan pencemaran, TPA juga dilengkapi dengan tempat pencucian mobil pengangkut sampah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Lindi.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top