• Berita Terkini

    Wednesday, December 13, 2017

    Jelang Akhir Tahun 2017, Baznas Kebumen Salurkan Rp 1,061 Miliar

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen melakukan pentashorufan  dana zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) pada tahap IV tahun 2017 sebesar Rp 1.061.929.500.

    Secara simbolis pentasyarufan tersebut diserahkan oleh Staf Ahli Bupati Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko, kepada sejumlah perwakilan penerima (mustahiq) di Balai Desa Balingasal, Kecamatan Padureso, Rabu (13/12/2017).

    Ketua Baznas Kabupaten Kebumen, drh H Djatmiko, menyatakan pentashorufan tahap IV tahun 2017 ini diberikan kepada mustahiq di tujuh kecamatan meliputi Kecamatan. Yakni Kecamatan Padureso, Prembun, Poncowarno, Kutowinangun, Mirit, Ambal dan Bonorowo.

    Dana sebesar Rp 1.061.929.500, antara lain  disalurkan untuk bantuan tunai kepada 1.139  fakir miskin dengan total Rp 341 juta atau 32,18  persen. Kemudian dalam bentuk bedah rumah bagi 14 penerima total Rp 120 juta atau 11,30 persen, penunjang kesehatan sebesar Rp 75 juta atau 7,06 persen. Selanjutnya, penunjang pendidikan sebesar Rp 82,475  juta atau 7,77 persen dan penunjang kesehatan untuk 22 penerima sebesar Rp 18.154.500  atau 1,71 persen.

    Baznas Kabupaten Kebumen juga menyalurkan bantuan biaya penunjang pendidikan anak SD/MI kurang mampu di UPT Dinas Pendidiakan di tujuh kecamatan. Jumlah penerimanya sebanyak 384 anak sebesarannya Rp 57,6 juta atau 5,42 persen.

    Selanjutnya, untuk asnaf sabilillah perorangan diberikan kepada 1.164  penerima sebesar Rp 291  juta atau 27,40 persen dan sabilillah lembaga  sebesar Rp 30 juta atau 2.83 persen. Selanjutnya, bantuan untuk pemberdayaan ekonomi produkttif sebesar Rp 41 juta atau 3,86 persen dan amil Rp 5 juta.

    Pada kesempatan itu, drh H Djatmiko, menekankan bahwa pentasyarufan Baznas murni menjalankan syariat agama, tidak ada tendensi yang bersifat kepentingan pribadi, golongan maupun politik tertentu. "Sehingga Baznas selalu mengutamakan pentashorufan kepada asnaf yang tepat sasaran," tandas Djatmiko.

    Sementara itu, pada tahun 2018 mendatang Baznas Kabupaten Kebumen menargetkan dapat menghimpun dana zakat, infaq dan shodaqoh sebesar Rp 6 miliar selama satu tahun. Potensi zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen memmiliki potensi hingga Rp 1,1 miliar per bulan. Namun, jika dirata-rata pada tahun 2017 baru terhimpun Rp 400 juta per bulan. Baznas Kabupaten Kebumen pada tahun depan menargetkan dapat menghimpun dana zakat dari ASN menjadi rata-rata Rp 500 juta per bulan.

    Selain itu, pada tahun depan ditarget 55 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan dipugar dengan dana zakat senilai 550 juta oleh Baznas Kabupaten Kebumen. Untuk beasiswa, tahun depan ditarget ada 225 anak menerima beasiswa Baznas Kebumen senilai Rp 1,6 miliar. Meliputi beasiswa miskin SMA/SMK/MA 205 penerima, beasiswa dakwah untuk 10 penerima dan tahfidz (penghafal Alquran) sebanyak 10 penerima.

    "Pada tahun 2017 target awal kami ada 2.300 guru ngaji mendapat bantuan keuangan dari Baznas Kebumen, realisasinya melebih target yaitu 2.953 orang. Tahun depan kami akan tingkatkan jumlahnya menjadi 3.000-an guru ngaji," terangnya.

    Mulai tahun 2018, rencananya Baznas Kabupaten Kebumen akan menempati gedung baru di Jalan Arungbinang Kebumen (dekat Stadion Candradimuka). Bangunan dengan luas tanah 443 meter persegi itu saat ini masih dalam tahap pembangunan, yang progresnnya telah mencapai 80 persen. Sumber dana pembangunan murni dari tabungan infaq sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. (ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top