• Berita Terkini

    Wednesday, November 15, 2017

    Ojek Online Grab akan Beroperasi di Kebumen

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Ojek berbasis aplikasi Grab, bakal merambah Kabupaten Kebumen. Hal itu terungkap saat perwakilan perusahaan Grab Indonesia, melakukan audiensi dengan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, di rumah dinas bupati, Rabu (15/11/2017).

    Dalam pertemuan itu, diketahui perusahaan aplikasi online trasportasi asal Malaysia tersebut tak lama lagi akan melakukan ekspansi pasarnya di Kebumen.

    Partner Acquisition Executive Grab Area Jawa Tengah dan DIY, Nur Wahid Hidayat, mengatakan Kebumen menjadi target sasaran perluasan jaringan bisnis aplikasi transportasi online Grab.

    Pasalnya, banyak permintaan dari masyarakat melalui sosial media yang menginginkan Grab membuka layanan di Kebumen. "Baik masyarakat yang ingin bermitra maupun dari masyarakat yang ingin menjadi pengguna," kata Nur Wahid Hidayat.

    Layanan Grab di Kebumen, nantinya akan ada Grab Bike (ojeg), Grab Car dan Grab Taxi. Selain itu, Grab juga sudah memberikan layanannya di kabupaten tetangga. Yakni di Purworejo dan Kabupaten Banyumas. Namun demikian, Nur Wahid, belum mengetahui kepastian layanan Grab mulai beroperasi di Kebumen. "Kita perkenalan dulu dengan jajaran Pemkab Kebumen sebelum Grab resmi beroperasi di Kebumen," terangnya.

    Terkait dengan kemungkinan terjadi gesekan dengan pengojek konvensional, pihaknya akan merangkul mereka agar mau bergabung menjadi mitra Grab. "Kami tidak pernah menganggap mereka sebagai kompetitor, tetapi sebagai mitra," ujar Nur Wahid.   

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kebumen, Cokro Aminoto, menegaskan layanan aplikasi secara online sebuah keniscayaan. Yang sudah tidak bisa dihindari. Namun demikian, jika Grab ingin membuka layanan di Kebumen maka harus membuka kantor perwakilannnya di Kebumen. "Aplikasi ini bersifat nasional ketika ada komplain, maka penangannya di pusat," terang Cokro Aminoto.

    Dihadapan manajemen Grab, Bupati Kebumen Mohmmmad Yahya Fuad. Bupati mengaku pada dasarnya tidak keberatan dengan adanya layanan Grab. Namun demikian manajemen Grab harus bisa merangkul ojek konvensional.

    Hadir pada audiensi tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kebumen Cokro Aminoto, serta pejabat Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen.(ori) 


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top