• Berita Terkini

    Thursday, September 28, 2017

    Catatan Futsal: Saatnya Pemain Futsal Kebumen Naik Level

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Kebumen Futsal League (KFL) 2017 sudah selesai digelar. Tak hanya kemeriahan dan sengitnya persaingan di lapangan, KFL tahun ini sepertinya akan menjadi pelajaran penting bagi pelaku dan pecinta futsal di Kabupaten Kebumen. .

    Sejak mulai digulirkan pada 2 September, gelaran KFL mencapai puncaknya pada 17 September kemarin. Para juara pun lahir. Masing-masing, Tama Ladies Family tampil di bagian putri atau Woman Kebumen Futsal League. Kemudian, Orion FC Pejagoan dari bagian putra Divisi 1. Dan, yang paling bergengsi, Walet Muda Futsal Akademi SMAN 2 Kebumen (WMFA Smanda) keluar sebagai jawara di Divisi Utama.

    Ada kesamaan diantara para juara tersebut.  Para juara tak memerolehnya dengan mudah. Orion FC, misalnya, harus tertinggal 0-3 dari lawannya di partai Final, Sidobig Prembun, di paruh pertama sebelum kemudian membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 5-4.

    Sama halnya dengan WMFA Smanda. Tertinggal 0-2 terlebih dahulu di paruh pertama dari Kambing Jantan FC, WMFA Smanda akhirnya berhasil mempertahankan gelar setelah mengakhiri laga dengan skor 3-2.

    Selain ketatnya pertandingan final, munculnya Orion FC dan WMFA Smanda juga menunjukkan pelajaran berharga yang patut menjadi masukan bagi tim-tim futsal di musim mendatang. Bahkan, dunia olahraga di Kabupaten Kebumen di masa mendatang

    Keduanya merupakan tim-tim yang memiliki persiapan panjang. Bahkan, WMFA Smanda merupakan tim yang terbentuk dari nol, dengan para pemain belajar bersama di sebuah akademi dan bermain bersama untuk jangka waktu yang lama.

    Sama halnya dengan bagian putri, para pemain Tama Ladies Family juga merupakan hasil didikan jangka panjang sebuah akademi. "Oleh karena itu, seharusnya tim-tim futsal khususnya yang akan ikut dalam kompetisi Divisi Utama musim mendatang memiliki akademi. Jadi mereka punya tim junior atau KU (kelompok umur) dan senior," kata pelatih WMFA, Teguh Mugiana.

    Adanya akademi ini di masing-masing klub, sekaligus sebagai pembinaan jangka panjang. Sekaligus memastikan Kebumen tak pernah kehilangan stok pemain berbakat. Mengingat, Kebumen memiliki stok berlimpah bakat-bakat potensial dari cabang futsal.

    Kabar baiknya, kesempatan terbuka lebar bagi para pemain untuk mengembangkan bakat sekaligus menaikkan level mereka. Selain adanya kompetisi yang rutin digulirkan, Kebumen telah memiliki klub profesional SKN FC dan Kebumen United Angels di Liga Pro. Nantinya, masing-masing akademi tersebut memiliki kompetisi di luar Liga.

    "Kesempatan saat ini sudah ada, tinggal kemauan pemain. Kalau kemarin, para pemain futsal ragu menekuni cabang ini, sekarang tidak perlu ragu. Adanya SKN FC dan Kebumen United Angels di ajang Liga Pro telah membuat Kebumen sudah diperhitungkan dalam kancah futsal nasional," ujar pria yang juga praktisi kepelatihan futsal dan sepak bola tersebut. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top