• Berita Terkini

    Friday, September 15, 2017

    Bedah Digestive segera Layani Masyarakat Kebumen

    supriyadiforekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Perkembangan dunia kesehatan mengharuskan seluruh pihak yang berkecimpung di dalamnya melakukan penyesuaian. Dalam rangka itupula, RS PKU Muhammadiyah Gombong, dalam waktu dekat akan meluncurkan layanan bedah digestive dan saraf dilanjutkan pusat pelayanan kanker dan Onkologi.

    Hal itu dikatakan Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr Ibnu Nasser SAg MMR di sela seminar Bedah Digestive dan Bedah Saraf yang digelar RS setempat di aula 2 STIKES Muhammadiyah Gombong, Rabu (13/9/2017).  Sebanyak 412 peserta mengikuti kegiatan ini.

    Mereka terdiri dari 150 dokter dan 262 perawat dari Kebumen,  pimpinan rumah sakit dan Kepala Puskesmas dari Kebumen, Banyumas dan Cilacap. Adapun narasumber, dr Indrasto Histopaedianto Sp.B-KBD, FINACS dan dokter tetap RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr Ema Shofiana Azkia Sp.BS (bedah saraf) serta Lucia Anik, SKep NersMKepETN. Hadir pula,  BPH RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr H Haryo dan dr. H Suyudi serta MPKU dari PDM Kebumen dr  H Monte Selvanus LK MMR.

    Ibnu mengatakan, bedah digestive dan saraf yang akan diluncurkan awal tahun 2018, diharapkan menginspirasi pelaksanaan pelayanan non-invasive dengan radiologi intervensi.   "Di situ akan ada disiplin ilmu kardiologi, radiologi dan lain-lain," imbuh pria yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tersebut.

    Adapun pusat pelayanan kanker dan Onkologi katanya akan didukung dokter bedah onkologi dan pelayanan kanker didalamnya.  "Kalau dulu ada open heart surgery kedepan itu sudah perlu dilakukan pembatasan mana yang perlu diopen. Karena angka kesakitannya cukup tinggi, maka PKU Gombong akan berpartisipasi sampai ke langkah itu,"imbuh dia.

    Semua terobosan itu, masih kata Ibnu, dalam rangka menjadikan pelayanan kesehatan dekat sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Muaranya,
    menaikan derajat kesehatan masyarakat Kebumen.

    "Karena sampai hari ini masyarakat yang membutuhkan layanan bedah digestif belum bisa dilayani di Kebumen dan harus dikirim keluar daerah. Dengan hadirnya bedah digestif di PKU Gombong semoga bisa berguna bagi masyarakat Kebumen dan sekitarnya melengkapi bedah saraf pun sudah ada," katanya.

    Namun sayangnya pelayanan bedah digestif tersebut bagi peserta BPJS belum bisa menggunakan karena pihak BPJS blm memberikan rekomendasi. "Kami berharap langkah langkah PKU Gombong ini didukung oleh pemerintah, BPJS dan terkait lainnya," harap dr Ibnu. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top