• Berita Terkini

    Wednesday, August 2, 2017

    18.818 KK di Kebumen Terdampak Kekeringan di Tahun 2017

    fotohumaspemkabkebumen
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen merilis data desa dan kecamatan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Data menunjukkan, ada 96 desa yang tersebar di 15 kecamatan meliputi 18.818 KK terdiri dari 65.730  jiwa mengalami kekeringan di tahun 2017.

    Bagi wilayah-wilayah yang terdampak, Pemkab Kebumen melakukan droping air bersih, terhitung mulai hari ini, Kamis (3/8/2017). Penyaluran bantuan air bersih itu dilepas Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, dari halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati pagi tadi.

    Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Eko Widianto menyampaikan, di hari pertama hari ini, BPBD menjadwalkan droping air bersih di wilayah Kecamatan Karangsambung. Yakni Desa Totogan 3 tangki, Karangsambung 2 tangki dan Kaligending 1 tangki. Kecamatan Sempor, meliputi Desa Bejiruyung 2 tangki, Sampang 1 tangki dan Donorojo  1 tangki.

    Kemudian, Kecamatan Sruweng, meliputi Desa Karangjambu 1 tangki, Tanggeran 2 tangki dan penusupan 2 tangki.  "Pada tahap awal ini kita menjadwalkan  droping untuk 40 desa yang tersebar di 11 kecamatan," ujar Eko Widianto di sela-sela peluncuran bantuan air bersih tadi pagi.

    Bantuan air bersih, kata Eko akan terus berlanjut. Mengingat, musim kemarau tahun 2017  di Wilayah Kabupaten Kebumen dimulai antara awal bulam Mei dan akan berlangsung sampai bulan September 2017."Anggaran yang tersedia untuk droping air bersih yang ada di BPBD Kabupaten Kebumen sebanyak Rp 315 juta atau setara dengan 1.600 tangki air," ujar Eko.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, menyampaikan bantuan air bersih itu hanya bantuan jangka pendek. Perlu ada solusi jangka menengah, yakni dengan pembuatan embung. Sedangkan jangka panjang dengan menggalakkan kembali penanaman pohon. "Alhamdulillah tahun 2017 ini, Pemkab Kebumen akan membangun 5 embung. Semoga nantinya bisa memenuhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat di desa rawan kekeringan," tegasnya.

    Bupati juga mengecek kesiapan armada, untuk memastikan droping lancar dan tepat waktu karena sudah ditunggu warga. Hadir mendampingi bupati, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen  Eko Widianto, Kepala DPU-PR Slamet Mustolkhah, Asisten 2 Sekda Tri Haryono, Kabag Kesra Wahib Tamam dan Kabag Humas Sukamto .(humas pemkab kebumen/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top