• Berita Terkini

    Jumat, 21 Juli 2017

    PDAM Kebumen Undi Program Mbakyu Sarinem

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen, kembali mengundi program Mbakyu Sarinem. Dari hasil undian itu terpilih sepuluh pelanggan yang berhak sejumlah hadiah menarik. Penyerahan hadiah itu diserahkan bersamaan dengan acara halal bi halal keluarga besar PDAM Bumi Tirta Sentosa Kebumen di Mexolie Hotel, Rabu (19/7/2017) malam.

    Dari hasil undian, dua pelanggan berhasil memenangkan hadiah lemari es. Yaitu pelangan atas nama Haryono, warga Gombong dan Saeful, pelanggan dari unit Alian.

    Kemudian, Puwo Atmo Budi, pelanggan Unit Kebumen berhasil membawa pulang televisi LED 20 inchi. Sedangkan, tujuh pelanggan lainnya yang beruntung masing-masing mendapatkan hadiah magic com, kipas angin, dan kompor gas.

    Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bumi Sentosa Kebumen menargetkan pemasangan sambungan rumah (SR) pada 2017 sebanyak 3.500 SR. Target tersebut jauh diatas pemasangan 2016 sebanyak 2.000 SR.

    Bahkan PDAM menargetkan hingga akhir Juli 2017, sambungan rumah yang terpasang mencapai 27.202 SR, dengan jumlah wilayah terlayani sebanyak 153 desa/kelurahan di 18 kecamatan. Sedangkan pada 2016, hingga akhir Desember ini telah terpasang 23.702 SR dengan jumlah wilayah terlayani sebanyak 144 desa/kelurahan di 18 kecamatan.

    Direktur PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen, Zein Musta'in, mengatakan pengundian hadiah inovasi Mbakyu Sarinem itu merupakan untuk periode Januari hingga Juli 2017.

    Program inovasi unggulan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya. Terobosan baru tersebut, yaitu program "Mbakyu Sarinem" (Mbayar Banyu Sakdurunge Tanggal Enem).

    Bagi setiap pelanggan PDAM yang mengikuti program Mbakyu Sarinem akan berkesempatan mendapatkan hadiah menarik yang diundi secara berkala pada Desember dan Juni.

    "Bagi pelanggan yang membayar sebelum tanggal enam setiap bulannya diberi kesempatan untuk diikutkan undian hadiah hiburan," kata Zein Musta'in.

    Zein mengungkapkan, sejak diberlakukan sejak Juni 2016 lalu, sudah meningkatkan efektivitas pelayanan hingga 99,83 persen. Padahal pada sebelumnya hanya sekitar 98 persen.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top