• Berita Terkini

    Tuesday, June 13, 2017

    Krisis Air Bersih, Warga Jemur Wadul ke Amelia

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Datangnya musim kemarau membuat warga Desa Jemur Kecamatan Kebumen dilanda krisis air bersih. Warga pun harus berusaha keras mencari air bersih di mata air tersisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

    Terkait hal itu, warga di dataran tinggi itu berharap adanya pembangunan embung sehingga warga tidak kesulitan air bersih saat musim kemarau tiba. Harapan tersebut disampaikan kepada Anggota MPR RI Amelia Anggraini disela-sela acara sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Jemur Adventure Park (JAP), Senin (12/6/2017).
    "Pembangunan embung sudah sangat mendesak bagi warga Jemur," tegas Suyanto, salah satu tokoh warga setempat.

    Suyatno menuturkan, embung sangat diperlukan tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga, tapi juga untuk mengairi areal persawahan. Disisi lain, pasokan air yang konstan juga diperlukan untuk keperluan obyek wisata JAP.

    Ditambahkannya, saat ini JAP yang menyediakan fasilitas outbond dan camping ground kerap menolak wisatawan dengan jumlah diatas 200 orang. Ini karena minimnya ketersediaan air untuk mencukupi kebutuhan peserta selama melakukan outbond atau camping ground.

    "Saat ini kita hanya mampu menampung maksimal 100 peserta. Baru-baru ini ada sekolah di Purworejo yang hendak camping disini. Tapi terpaksa kita tolak karena jumlah siswa yang akan ikut sekitar 300 peserta," beber pria yang juga instruktur JAP dengan nama panggilan Bombay ini.

    Menurut dia, kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi JAP. Begitu juga masyarakat setempat. Karena mereka kehilangan potensi pendapatan. Padahal selama ini JAP sudah memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat.

    "Untuk itu mohon kiranya Ibu Amelia sebagai wakil rakyat bisa mengupayakan pembangunan embung yang sudah sangat kita nanti-nantikan," tandasnya.

    Pada kesempatan itu, Suyatno juga berharap agar JAP bisa dibenahi mengingat persaingan antar obyek wisata kian ketat menyusul bermunculannya obyek wisata baru di Kebumen. Seperti Pentulu Indah, Brujul Adventure Park maupun berbagai obyek wisata baru di pesisir selatan Kebumen.

    Sementara warga lain berharap perbaikan infrastruktur jalan karena kondisi jalan desa setempat sudah cukup parah dan tidak nyaman dilewati.

    Menanggapi permintaan warga, Amelia berjanji akan segera berkoordinasi dengan dinas atau instansi terkait. "Khusus untuk embung, kita upayakan bisa dibangun tahun depan," ujar Amelia yang disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir dalam acara tersebut.

    Terkait pembenahan JAP, Amelia juga sepakat agar lokasi itu bisa diperindah dan diperluas. Terlebih keberadaan JAP terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Kita akan bahas itu dengan rekan di Komisi X yang membawahi soal pariwisata. Semoga segera ada solusi," kata dia.

    Amelia juga berjanji mendatangkan instruktur profesional dari Bali untuk memberikan pelatihan kepada para instruktur JAP.

    Sementara saat memberikan materi nilai-nilai kebangsaan, Amelia menuturkan bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang sudah disepakati bersama. Karenanya dia menolak adanya paham-paham yang ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan paham lain. "Masyarakat juga harus waspada jika ada orang-orang yang mengajak agar meninggalkan Pancasila," tegasnya. (has)







    Berita Terbaru :


    Scroll to Top