• Berita Terkini

    Tuesday, June 13, 2017

    Gus Romy: Khilafah Bukan Sesat tapi Tak Sesuai di Indonesia

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Muhammad Romahurmuziy mengatakan jika faham Khilafah bukan ajaran sesat. Namun politisi yang akrab disapa Gus Romi ini menegaskan jika sistem tersebut tidak cocok diterapkan di Indonesia. Karena dasar negara sudah final, yakni Pancasila.

    Untuk itu dia meminta agar diskursus atau wacana tentang dasar negara yang kembali menghangat belakangan ini sebaiknya diakhiri.

    "Perdebatan soal itu sudah sangat-sangat panjang dan melelahkan. Lebih baik kita fokus untuk hal-hal yang lebih produktif. Ingat negara ini masih memiliki PR besar terkait kemiskinan, ketimpangan dan lapangan pekerjaan," tandas Gus Romi saat memberikan kuliah umum bertema "Dinamika hubungan agama dan NKRI dalam perspektif Islam" di Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Senin (12/6/2017).

    Romi mengingatkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini didirikan atas dasar kesepakatan seluruh wakil suku, lintas generasi, wakil lintas agama, termasuk tokoh-tokoh Islam yang memiliki pemahaman mendalam tentang ajaran Islam waktu itu.

    Menurut dia, para pendiri bangsa telah mewariskan negara yang majemuk sebagai negara yang berketuhanan, bukan negara agama, dengan Pancasila sebagai pengikat atau pemersatu.

    "Jadi, Pancasila ini kalimatun sawa, titik temu, pemersatu sebagaimana Piagam Madinah yang mempersatukan klan, kabilah, agama di Madinah era Rasulullah SAW dulu," katanya.

    Sebagai ahli waris yang baik, dikemukakannya, maka generasi sekarang harus menjaga sekaligus mengembangkan warisan itu, bukan justru merusaknya.

    "Tugas kita sebagai penerima 'warisan', adalah mengembangkan warisan yang sudah diperjuangkan dan disepakati oleh pendiri bangsa, bukan kemudian 'menggaruk' kembali ditempat yang tidak pernah 'gatal'," bebernya.

    Pada kesempatan itu, Gus Romi juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 50 juta yang diterima Rektor UMNU Kabupaten Kebumen Dr H Khomsin Ali Usman MPd.

    Selain memberikan kuliah umum di UMNU, dalam Safari Ramadhan di Kebumen, Gus Romy juga melantik menghadiri halaqoh alim ulama sekaligus pelantikan PAC PPP se-Kabupaten Kebumen di Ponpes Al Hasani Jatimulyo Alian Kebumen. Selanjutnya, wakil rakyat dari Dapil VII Jateng ini juga melakukan buka puasa bersama Bupati Kebumen di rumah dinas bupati. Gus Romy mengakhiri kunjungannya dengan menghadiri tabligh akbar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Kauman Babussalam Kuwarasan, tadi malam. (has)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top