• Berita Terkini

    Thursday, June 15, 2017

    Jokowi : Keberagaman Bangsa Indonesia Patut Disyukuri

    wahyu/radarbanyumas
    PURWOKERTO - Usai melaksanakan buka puasa di Hoten Aston Purwokerto, Presiden Joko Widodo melanjutkan safari ramadan ke Pondok Pesantren Darussalam di Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kamis (15/6) malam. Kedatangan Presiden RI ke-7 beserta sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Tengah itu, disambut meriah oleh Forkompinda, pengasuh ponpes dan ratusan santri dan santriwati.

    Pimpinan Ponpes Darussalam, KH Drs Chariri Shofa M Ag sangat senang dengan kedatangan Presiden Jokowi‎. Ia berharap kedatangan presiden banyak membawa berkah bagi lingkungan ponpes. "Semoga Pak Presiden banyak membawa berkah bagi kita semua," katanya.

    Chariri Shofa menjelaskan, kegiatan Ponpes Darussalam bukan hanya sebagai tempat belajar mengajar tentang ilmu agama saja, namun juga mengajarkan tentang wawasan kebangsaan.

    "Di sini, selain ilmu agama, kita juga berkomitmen untuk mengajarkan tentang wawasan kebangsaan. Setiap santri dan santriwati yang masuk ke sini, dites tentang wawasan kebangsaan. Bahkan setiap 17 Agustusan, di sini juga selalu mengadakan upacara bendera," ungkapnya.

    Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi materi pelajaran yang diterapkan Pondok Pesantren Darussalam. Menurutnya, materi wawasan kebangsaan adalah hal yang cukup penting diajarkan kepada seluruh masyarakat.

    "Ilmu yang diberikan di sini sangat bagus sekali. Semuanya diajarkan di sini, komplit sekali. Materi tentang pemahaman radikalisme dan liberalisme juga diajarkan, sehingga kita tahu mana yang benar dan apa yang harus dilakukan ke depan," tutur Jokowi.

    Menurutnya pemahaman tentang kebangsaan dinilai dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Dalam kehidupan muamalah, kata dia, yang perlu dipahami bersama adalah bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman, baik suku, agama dan budaya. Oleh sebab itu, jangan melupakan persaudaraan sesama umat muslim, maupun persaudaraan sebangsa.

    "Kita harus menyadari betul bahwa kita berbeda-beda dan beragam. Itu adalah anugerah yang harus kita syukuri. Saat ini ada yang saling menyalahkan, menjelekkan, saling memfitnah, mencemooh, dan mencela, itu harus kita hentikan karena itu bukan budaya bangsa kita yang penuh dengan nilai kesantunan dan kesopanan," ajaknya.

    Dalam pertemuan ini, Jokowi sempat mengadakan kuis berhadih sepeda untuk tiga santri dan santriwati yang beruntung. Salah satu tujuan utama memberikan kuis, adalah agar santri dan santriwati lebih mengenal wawasan kebangsaan, serta budaya di Indonesia melalui pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan. (why

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top