• Berita Terkini

    Tuesday, May 23, 2017

    Harga Sewa Ruko Atlantis Jaya Gym Capai Rp 1,4 M

    JAKARTA – Kasus penyediaan jasa prostitusi Atlantis Jaya Gym di Ruko Kokan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terus memanas. Garis polisi masih melintang di ruko blok B nomor 15-16 tersebut, hingga kemarin. Berdasar penelusuran koran ini, harga sewa ruko Atlantis capai Rp 700 juta untuk satu unit. Pengelola Atlantis menyewa dua ruko. Jadi, total sewa pertahun, yakni, Rp 1,4 M.


    Salah seorang pekerja sekaligus pemilik ruko yang berlokasi tidak jauh dengan Atlantis, Dede (bukan nama sebenarnya) menuturkan, harga sewa ruko Atlantis sama dengan pihaknya. Yakni, Rp 700 juta per tahun. Rukonya tidak terlalu jauh dengan Atlantis. Jaraknya hanya dipisahkan dua ruko. Lokasi rukonya sama di komplek sisi utara pojok kanan. ”Samping jalan masuk komplek angkatan laut, dekat Gereja Paroki,” tuturnya sambil menunjukkan jalan yang dimaksudnya.


    Menurut pria kelahiran Kota Bogor itu, perbedaan harga sewa bergantung kepada lokasi ruko. Dia mengatakan, untuk ruko yang berada di deretan depan, dekat pintu masuk dan keluar ruko, harganya mencapai Rp 1 miliar per tahun satu unit. Lalu, untuk ruko yang berada di tengah, pemilik komplek ruko mematok sekitar Rp 800 juta per tahun. ”Nah, kalau ruko di deretan paling belakang, pojok banget, dan samping harga berkisar Rp 500 – Rp 700 juta,” ujarnya.


    Dede menempati rukonya sebelum Atlantis ada. ”Sama-sama di tahun yang sama, di 2014 sih. Cuman beda bulan saja. Saya lupa bulan berapa, ya. Kalau saya sih di Maret akhir. Lalu beberapa waktu kemudian ada Atlantis,” ungkapnya. Dia menyebutkan bahwa aktivitas Atlantis tampak ramai di jam sore. Beberapa kendaraan, motor dan mobil, banyak terparkir. ”Kalau pagi sampai siang justru sepi. Nah, pas weekend jumlah kendaraannya lebih banyak dari hari biasa,” paparnya.


    Berdasar penglihatannya jarang ada sosok perempuan yang masuk. Mayoritas pria. Dia menyebutkan, dirinya terkejut saat polisi menggerebek Atlantis. ”Awalnya, saya pikir wajar banyak pria. Karena kan tempat fitness. Yang banyak datang, ya, pria,” terangnya.


    Saat ditanya tentang sosok Christian Daniel Kaihatu (CDK) yang diamankan polisi, dan dijadikan tersangka karena terbukti mengelola bisnis prostitusi, Dede mengaku tidak mengenal. Menurutnya, ia jarang berkomunikasi dengan CDK. ”Pekerja Atlantis juga jarang lihat saya. Saya balik kerja jam 17.00, pekerja Atlantis baru kelihatan. Mereka ramenya itu jam 16.00 ke atas,” tuturnya.


    Terkait harga sewa ruko, sekitar pukul 12.34, koran ini berusaha untuk datang ke kantor pengelola ruko Kokan. Tepatnya oleh Badan Pengelola Kokan Permata Kelapa Gading. Salah seorang sekuriti badan pengelola menyebutkan bahwa seluruh jajaran petugas tengah ada pertemuan di Cilangkap.


    Saat ditemui pasca olah TKP di ruko Atlantis, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono mengatakan, pihaknya tengah menunggu hasil assasmen dari Badan Narkotika Kota (BNNK) Jakarta Utara untuk para tersangka dan pengunjung yang terbukti positif menggunakan narkoba. Berdasar tes urin yang dilakukan Senin sore lalu (22/5), terbukti ada 7 orang yang positif narkoba. Jumlah tersebut terdiri dari 6 orang positif menggunakan ganja dan seorang mengkonsumsi sabu-sabu. ”Yang kena narkoba ada lima orang dari pengunjung, lalu dua orang dari pekerja Atlantis inisal R dan N,” bebernya.


    Dwi menambahkan, hasil dari BNNK digunakan untuk memutuskan tindakan selanjutnya dari polisi. ”Kami akan lihat, apakah hasil asasmen menunjukkan yang terbukti mengguna narkoba direhabilitasi atau diapakan. Semua tergantung BNNK,” tuturnya.


    Ketika disinggung tentang harga sewa ruko Atlantis yang capai Rp 1,4 M, menurut mantan Kapolresta Depok, Jawa Barat, itu tidak terkejut. Dia mengatakan, omset per bulan Atlantis bisa capai Rp 832.500.000. ”Untuk satu tahun tinggal dikalikan 12 bulan. Jadi, total Rp 9,9 M,” paparnya.


    Sementara itu, berdasar pantauan Jawa Pos, olah TKP berjalan sejam. Mulai pukul 11.15 hingga 12.17. Beberapa handuk dan tisu tercecer di lantai dua hingga tiga. Majalah dewasa model pria dan kondom berbungkus tampak berantakan di lantai tiga. Kubangan air di jacuzzy masih ada. Polisi tidak menguras air tersebut. Ruangan terasa tidak ada udara. Ngap. (SAM)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top