• Berita Terkini

    Monday, May 15, 2017

    Bupati Optimis Pelaksanaan USBN SD Kebumen Berlangsung Jujur

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, mengaku puas dengan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD tahun ini. Kepuasan itu diungkapkan bupati usai melakukan monitoring USBN hari pertama, Senin (15/5/2017).

    Menurutnya, Standar Operasional Prosedur (SOP) USBN telah dilakukan dengan benar. Seperti tidak ada keterlambatan distribusi soal ujian, kemudian tidak guru yang mengawasi ujian di sekolahnya mengajar. Sehingga meminimalisir kecurangan.

    "Dari lima sekolah yang saya datangi, Alhamdulillah seratus persen pesertanya datang semua," ujar Bupati Mohammad Yahya Fuad, di SD Negeri 2 Selokerto, Kecamatan Sempor.

    Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, dan Kabag Humas Setda Kebumen Sukamto, Bupati Yahya Fuad, memantau pelaksanaan USBN di lima SD. Yaitu SD Negeri 2 Gombong, SD Kreatif Muhammadiyah Gombong, SD Negeri 2 Semanding Kecamatan Gombong. Kemudian, SD Negeri 1 Selokerto dan SD Negeri 2 Selokerto Kecamatan Sempor.

    "Karena sudah dijalankan sesuai dengan SOP yang ada, saya optimis ini berjalan dengan jujur. Sehingga kita harapkan betul nanti nilainya seberapapun juga itu betul-betul dari kemampuan anak. Itu yang paling penting," kata Yahya Fuad.

    Sebanyak 20.996 peserta akan mengikuti USBN tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah tahun ini. USBN dilakukan mulai Senin-Rabu (15-17/5). Jumlah sekolah yang menyelenggarakan USBN tahun ini sebanyak 898 sekolah. Terdiri dari 779 SD negeri, 15 SD swasta, 4 MI negeri dan 100 MI swasta. Adapun ruangan yang untuk ujian sebanyak 1.461 ruangan. Dari jumlah itu dibagi menjadi 26 sub rayon di Kabupaten Kebumen.

    Kepala Dinas Pendidikan Kebumemn Ahmad Ujang Sugiono, menjelaskan pengawas yang dilibatkan untuk mengawasi USBN tahun 2017 mencapai 2.922 orang. Dalam satu ruang ujian, kata Ujang, terdapat dua orang pengawas. "Kita modelnya silang, artinya tidak ada guru yang mengawasi di sekolahnya sendiri," ucapnya.

    Sedangkan mata pelajaran yang diujikan meliputi matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia. Bagi peserta yang berhalangan hadir saat USBN, lanjut Ujang, Dinas Pendidikan menjadwalkan USBN susulan pada 22 sampai 24 Mei 2017.

    Selain menyelenggarakan USBN untuk SD dan MI, Dinas Pendidikan juga menggelar USBN untuk peserta Kelompok Belajar (Kejar) Paket A/Ula. Tahun ini terdapat 36 siswa Paket C mengikuti ujian akhir tingkat SD itu. "Mereka berasal dari enam Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Kabupaten Kebumen," imbuhnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top