• Berita Terkini

    Monday, March 13, 2017

    Pantai Menganti Cocok Buat Surfing

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Pantai Menganti di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, tidak hanya menawarkan hamparan pantai dan gugusan karang yang masih alami. Ombak di pantai yang sedang naik daun ini ternyata juga cocok untuk berselancar atau surfing.

    Bahkan sejak beberapa bulan terakhir pantai ini berkembang menjadi salah satu tempat berkumpulnya para “pemburu ombak”. Tiap akhir pekan para wisatawan, baik lokal maupun regional berdatangan ke Pantai Menganti guna bercumbu dengan ombaknya.

    Tak hanya itu, pantai ini juga pernah dijadikan ajang lomba selancar nasional pada 2011. Ombaknya yang tidak seganas pantai pesisir selatan lain, disebabkan lokasi pantai yang dikelilingi gunung karang dan kapur.

    "Kalau selama ini surfing harus jauh-jauh ke Bali atau Banyuwangi, sekarang di Menganti sudah cukup," kata Ferdi (37), wisatawan asal Purwokerto, saat akan surfing di Pantai Menganti, belum lama ini.

    Menurut Ferdi, berbeda dengan ombak di pantai lain di Kebumen yang lokasinya berpindah-pindah. Tipe ombak di Pantai Menganti cenderung stabil dan tidak berubah-ubah karena pantai ini berbentuk menyerupai teluk yang dikelilingi bukit karang. Bahkan Ferdi menilai jika ombak di pantai tersebut berkelas dunia. "Ini sangat layak dipromosikan ke dunia luar," ujarnya.

    Ferdi mengaku sudah empat kali surfing di Pantai Menganti. Dia biasanya ke Pantai Menganti setiap Sabtu atu Minggu, saat libur kerja. "Bisa bareng dua teman dari Purwokerto dan ada teman juga dari sini (Kebumen)," ucap pria yang biasa surfing di Pulau Dewata ini.

    Untuk diketahui, Pantai Menganti dibuka untuk umum oleh pemerintah desa setempat pada awal 2011. Sebelumnya, lokasi ini hanya menjadi tempat pendaratan perahu nelayan. Kepala Desa Karangduwur, Basir, menuturkan, selain pantai yang eksotis, terdapat terumbu karang, air terjun, dan goa di bibir pantai yang konon petilasan Maulana Malik Ibrahim, salah satu Wali Songo. Goa ini rutin dikunjungi peziarah pada hari-hari tertentu. "Pantai Menganti sangat nyaman dan jauh dari permukiman," ujar Basir.

    Kepala Dinas Kepemudaaan Olahraga dan Pariwisata (Dispora Wisata) Kebumen Azam Fatoni, menyambut baik adanya wahana selancar di Pantai Menganti. "Kalau wisata hanya biasa- biasa saja itu akan sangat membosankan. Dengan adanya surfing disana maupun wahana lain akan semakin menjadi daya tarik tersendiri," ungkap Azam Fatoni, Jumat (10/3).

    Meski kawasan Pantai Menganti dikelola oleh masyarakat setempat, kata Azam, Pemkab Kebumen memberikan dukungan dengan membangun infrastruktur pendukungnya. Seperti akses menuju objek wisata juga akan diperhatikan. "Kami tidak mempermasalahkan itu dikelola desa atau pemda. Yang jelas ketika banyak orang masuk ke Kebuman sudah luar biasa. Berarti ada nilai tambah untuk kebumen," imbuhnya.

    Support lainnya, yaitu pihaknya akan membuat paket kunjungan wisata yang akan ditawarkan kepada wisatawan. Sehingga tak hanya wisatawan tidak hanya mengetahui Pantai Menganti, tetapi juga objek wisata lainnya di Kebumen. "Kita juga terus berkoordinasi dengan Perhutani, karena kebanyakan lokasi wisata ini terletak di lahan milik Perhutani," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top