• Berita Terkini

    Sunday, March 26, 2017

    Padamkan Listrik Satu Jam, Tamu Hotel Diajak Peringati Hari Bumi

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Pada peringatakan hari bumi (Earth Hour), Meotel Kebumen mengajak semua tamunya untuk memadamkan listrik selama satu jam. Kegiatan tersebut dilakukan pada Sabtu (25/3/2017) malam mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

    HR Coordinator Meotel Kebumen, Mogie, menjelaskan kegiatan itu merupakan yang kedua kalinya digelar sejak tahun lalu. Tepat pukul 20.30 WIB seluruh penerangan yang bersumber dari listrik dimatikan dan diganti dengan lampu minyak.

    "Earth Hour kali ini merupakan kegiatan kedua kita sejak tahun lalu. Dan ini dibuat dengan mengikutsertakan para tamu untuk berpartisipasi," kata Mogie, kepada Kebumen Ekspres, disela-sela acara.

    Dia mengatakan, kegiatan ini adalah kampanye penghematan energi yang dilakukan Meotel Kebumen. Makanya pihaknya mengajak seluruh tamu hotel untuk berpartisipasi dalam kampanye tersebut dengan mematikan listrik selama satu jam penuh. "Khusus di hari ini, pada saat chek in kita menghimbau para tamu mematikan untuk mengikuti acara ini. Kita selalu mengajak para tamu untuk ikut meramaikan Earth Hour," ujarnya.

    Selain diisi dengan kegiatan pemadaman listrik secara seremoni, acara tersebut juga diiringi dengan lagu-lagu karya Ebiet G Ade, yang dibawakan oleh musisi Kebumen Theo Wardhana. Lagu-lagu yang dibawakan pun bertemakan alam dengan suasana remang-remang. "Acara seperti ini bukan hanya di Meotel saja, tetapi dilakukan serentak di seluruh dunia," imbuhnya.

    Menurutnya, Earth Hour merupakan momentum untuk mengedukasi masyarakat agar lebih menghemat listrik dan berperan serta dalam meminimalisiri perubahan iklim yang terjadi. Dia mengharapkan agar gerakan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Kebumen untuk melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan.

    "Ini merupakan sebuah kampanye global guna mengajak semua penduduk bumi baik individu, komunitas, pelaku bisnis, maupun pemerintah untuk bersama-sama peduli pada upaya penurunan emisi karbon dioksida yang memicu pemanasan global dan perubahan iklim," katanya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top