• Berita Terkini

    Friday, March 17, 2017

    Lulu Sofiatun Ekaningsih, Pencipta Aplikasi Pembukuan UMKM

    Sistem Kerja Offline, Didukung Pemerintah Pusat

    Banyak persoalan mendera Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah. Terutama proses pembukuan keuangan. Kini, cukup membuka aplikasi di smartphone, bikinan Lulu Sofiatun Ekaningsih, pembukuan dijamin tertapa dengan rapi.
    --------------
    RUDI HARTONO, Karanganyar
    ---------------
    SEORANG wanita paro baya, berkaus putih memakai hijab hitam, nampak asyik memegang smartphone-nya di kawasan wisata Sondokoro, Tasikmadu, Kamis (16/5). Kebetulan, waktu itu sedang ada peringatan Hari Jadi Bangkit Mandiri Wanita ke-8. Saat didekati, di layar smartphone-nya, terdapat logo lambang negara Garuda dan tulisan laporan keuangan.

    Ya, wanita tersebut tak lain Lulu Sofiatun Ekaningsih, 52, pencipta aplikasi pembukuan sederhana bagi UMKM. Tujuan Lulu membikin aplikasi ini agar memudahkan para pelaku UMKM dalam mengelola keuangan masing-masing. Mengingat, cukup banyak rekan-rekannya yang merasa kesulitan dalam mencatat pembukuan keuangan.
    ”Rata-rata UMKM itu tidak bisa berkembang karena proses pembukuan dan penataan keuangan yang tidak teratur. Maka dari itu, saya mencoba membuat aplikasi untuk pembukuan sederhana untuk UMKM,” beber Lulu kepada Radar Karanganyar.

    Rencana Lulu ini coba disampaikan kepada Deputi Kementrian UMKM. Gayung bersambut, Kementerian UMKM memberi respon positif. Sampai detik ini, pembuatan aplikasi tersebut sudah mencapai separo jalan. Jika selesai, aplikasi dapat di-download di AppStore untuk IOS atau PlayStore untuk Android.

    ”Nantinya bisa digunakan untuk seluruh UMKM di Indonesia. Sistemnya nanti offline, tidak online. Setiap proses transaksi, setelah di¬-download, kita tinggal membuat akun UMKM saja. Di situ nanti akan ada aplikasi untuk melihat sejauh mana perkembangan UMKM kita, termasuk peta perkembangan UMKM kita sendiri,” papar wanita lulusan program studi keuangan dan adminitrasi di salah satu kampus di Solo tersebut.

    Tidak sendiri, Lulu juga dibantu seorang programer dalam pembuatan aplikasi tersebut. ”Semoga aplikasi ini kelak bisa mendukung program kerja pemerintah dalam memajukan UMKM. Serta pengelola UMKM yang ada di Indonesia mampu bersaing di pasar bebas,” bebernya. (*/fer)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top