• Berita Terkini

    Thursday, March 23, 2017

    Desain Pendopo Bupati Baru Dikritik

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Rencana rehabilitasi Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen yang akan diubah jadi ruang tertutup dikritik oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen. Pasalnya, pendopo yang selama ini sudah terbuka akan menjadi eksklusif.

    Ketua DKD Kebumen Pekik Sat Siswonirmolo, mengatakan dengan dirubahnya pendopo menjadi tertutup akan terkesan jarak dengan masyarakat semakin jauh. Saat ini saja, kata dia, sudah jauh apalagi kalau sampai tertutup. "Kecuali kalau Pemkab Kebumen memang menghendaki seperti itu," kata Pekik Sat Siswonirmolo, kepada Kebumen Ekspres, Kamis (23/3/2017).

    Pekik berpendapat, sebaiknya pemerintahan saat ini tidak usah terlalu berambisi melakukan perubahan fisik yang tidak terlalu mendesak. Apalagi jika orientasinya hanya merombak Kebumen agar seperti daerah lain tanpa mempertimbangkan karakter budaya lokasl. "Wah ini bisa jadi "Kebumen baru"," ucapnya.

    Pemkab Kebumen tahun ini akan melakukan rehabilitasi terhadap pendopo rumah dinas bupati Kebumen. Untuk perbaikan bangunan pendopo tersebut, dianggarkan dana sebesar Rp 1,8 miliar pada APBD 2017.

    Rehab pendopo dikarenakan kondisi bangunan yang sudah banyak yang bocor. Selain itu material bangunan yang sudah tua memerlukan peremajaan. Juga nantinya akan dilakukan peningkatan kualitas bangunan sehingga lebih nyaman dan estetis.

    Rehabilitasi dilakukan tidak mengubah citra yang sudah berkembang. Nantinya akan dilakukan penambahan lapisan galvalum di atas usuk, penggantian genteng lama dengan genteng kodok glazur sehingga memberikan kesan yang berbeda pada atap. “Nantinya genteng menggunakan produk lokal Kebumen,” ujar Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad.

    Jika saat ini, pendopo terbuka, nantinya akan dipasang kombinasi kaca patri pada bukaan. Sehingga masih akan tetap memberi kesan terbuka terhadap masyarakat. Selain itu akan dilakukan pemasangan ornamen lapisan kayu jati finish melamin pada kolom mau pun balok struktur di bagian atas. Sehingga memberikan sentuhan estetika tersendiri.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Slamet Mustolkhah menyampaikan, rehab pendopo rumah dinas bupati masih dalam tahap pematangan desain. Selanjutnya, proyek tersebut akan dilakukan lelang. Sehingga bisa segera dilakukan pelaksanaan pekerjaan. “Karena bangunan pendopo lebih banyak menggunakan bahan kayu, nantinya ketelitian baik dalam pemilihan bahan kayu maupun pengerjaannya,” terang Slamet Mustolkhah.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top