• Berita Terkini

    Monday, February 13, 2017

    Memaknai Hari Valentine, Hari Kasih Sayang

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Hari ini Selasa (14/2/2017), merupakan Valentine Day atau Hari Kasih Sayang. Perayaan Valentin Day identik dilakukan oleh sepasang kekasih dengan cara memberi bunga, coklat dan hadiah lainnya, untuk menunjukkan tanda sayang.

    Namun berbeda bagi Alona Novensa Santhio, dia justru lebih memilih merayakan Valentine Day di rumah bersama keluarganya, di Gang Putar nomor 10a Gombong. Pasalnya, menurutnya, kasih sayang sejati adalah kasih sayang yang datang dari keluarga.

    Gadis keturunan Tionghoa kelahiran 1 November 1989 itu menuturkan, arti kasih sayang sangat luas. Keluarga merupakan bentuk dari kasih sayang yang pertama kali diterima oleh manusia. Di mana sang anak akan mendapatkan kasih sayang dari orang tua. “Bakti pada orang tua sebagai bentuk kasih sayang, buat saya jauh lebih penting. Bunga dan coklat hanya bentuk,  tapi itu cukup baik, untuk mengingatkan kepada orang yang kita sayangi. Karena terkadang kita lupa untuk mengucapkan perasaan sayang terhadap orang-orang terkasih,” tuturnya, yang akrab disapa Alona Ong, Senen (13/2/2017).

    Anak ke dua dari pasangan Ong Kong Tjing  (66) dan Auw Ai Lin Ening Muharta (67) tersebut menuturkan, Hari Kasih Sayang seperti Valentine Day juga terdapat dalam tradisi dan budaya Tionghoa. Hari Kasih Sayang itu disebut dengan Qi Xi. Banyak yang mengatakan Qi Xi merupakan Hari Valentine nya masyarakat Tionghoa. “Ini jatuh pada tanggal tujuh  bulan tujuh pada Lunar penanggalan Imlek,” terangnya yang juga bekerja menjadi Marketing Communication di Roemah Marta Tilaar Gombong.

    Sama seperti Hari Valentine, Qi Xi juga mempunyai sejarah tentang cinta dan kasih sayang. Dalam tradisi dan budaya Tionghoa Qi Xi adalah untuk memperingati kisah romantis antara pria penggembala Niu Lang dan Zhi Nu si gadis penenun. Menurut ceritanya  Niu Lang dan Zhi Nu hanya dapat bertemu sekali dalam setahun. Pada malam peringatan Qi Xi biasanya para gadis muda akan melakukan permohonan dan doa agar dapat meningkatkan keterampilan seni dan mendapatkan suami setia dan baik serta mencintainya. “Kalau untuk tahun ini Qi Xi akan jatuh pada tanggal 28 Agustus 2017 mendatang,” paparnya.

    Kasih sayang sejati dari keluarga, juga selaras dengan apa yang pernah disampaikan oleh Ir Septiana Mudiyani yang tidak lain merupakan pengarang buku “Bahasa Bunda Bahasa Cinta”. Pihaknya menekankan pentingnya membina keluarga. Cinta terbaik untuk anak adalah cinta yang berasal dari keluarga. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan di Negara Amerika menyebutkan, para pemuda yang  salah pergaulan bahkan sampai terjerumus dalam narkoba, adalah pemuda yang masa kecilnya kurang kasih sayang.

    Menurut Ir Septiana Mudiyani, setiap manusia pasti membutuhkan cinta dan belaian. Karena itu merupakan suatu kebutuhan maka harus dicukupi. Jika tidak tercukupi di rumah, maka manusia akan mencarinya di luar rumah. “Jika kasih sayang terpenuhi  di rumah, tentunya anak-anak kita tidak akan terjerumus ke dalam pergaulan bebas,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top