• Berita Terkini

    Wednesday, November 16, 2016

    Kapolda Soal Operasi Zebra : Jangan Berikan Sesuatu Kepada Petugas

    dityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang
    SEMARANG – Kapolda Jateng mewanti wanti anak buahnya agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) saat Operasi Zebra Candi 2016 berlangsung.

    "Saya himbau masyarakat agar tidak memberikan sesuatu kepada petugas. Pemberi maupun penerima suap semuanya adalah melanggar hukum. Berikut juga petugas harus disiplin dan tidak menggunakan wewenang arogansi di lapangan," tegas Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono usai menggelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2016 di Mapolda Jateng, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (16/11) kemarin.

    Condro mengatakan, mengatakan, kendaraan memiliki kelengkapan surat-surat akan ditahan. "Untuk pencabutan SIM, kami harus menunggu keputusan pengadilan," jelasnya.

    Sedangkan dari data kepolisian, selama operasi Zebra Candi 2015 ada 51.901 pelanggaran yang artinya turun 25 persen dari periode tahun 2014. Namun jumlah korban meninggal tahun 2015 ada 11 jiwa atau meningkat 175 persen. Sebab di tahun 2014 korban meninggal ada 4 jiwa. "Khusus Jawa Tengah, ada peningkatan kejadian kecelakaan. Dari Januari hingga Oktober 2015 ada 15 ribu lebih kasus kecelakaan, di 2016 ini ada 16 ribu lebih kasus kecelakaan. Termasuk vatalitas korbannya yang meningkat," jelasnya.

    Diharapkan, giat Operasi Zebra Candi 2016 yang berlangsung 14 hari nantinya bisa menekan jumlah angka kecelakaan. Namun demikian, untuk penekanan angka terhadap angka kecelakaan juga tetap mengedepankan bimbingan penyuluhan kepada masyarakat supaya tertib berlalulintas. "Waktu dua minggu harus menyasar pelanggar," pungkasnya.

    Sebelumnya, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatot Effendi mengatakan ada tiga lokasi jalan yang menjadi prioritas kegiatan operasi selama 24 jam."Seperti di Jalan Pamularsih, Arteri Soekarno-Hatta, dan Jalan Urip Sumoharjo (Jerakah-Mangkang). Lokasi ini rawan kecelakaan dan pelanggaran. Gelar operasi situasional, bisa pagi, siang, malam hari," katanya.  (mha/zal)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top