• Berita Terkini

    Monday, October 24, 2016

    KPK Diminta Jangan Tebang Pilih Tangani Dugaan Kasus Suap Kebumen

    Yuli Ikhtiarto SH
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Harapan agar Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan kasus suap ijon proyek dana Pendidikan Dikpora datang dari berbagai pihak. Salah satu praktisi hukum di Kebumen,  Yuli Ikhtiarto SH meminta, KPK tak melakukan tebang pilih dalam kasus ini.

    "“Saat ini reputasi KPK dalam mengungkap kasus korupsi benar-benar sedang diuji di Kebumen. Masyarakat berharap besar bahwa KPK mampu menumpas habis praktik korupsi yang ada,” terangnya, Minggu (23/10/2016).

    Mengingat, kasus ini menjadi perhatian besar dari masyarakat. Yang sayangnya, penanganan KPK dirasa lambat. Sudah sepekan lebih, tepatnya sejak Sabtu (15/10) lalu, KPK melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Yudhy Tri Hartanto dan Sigit Widodo menjadi tersangka. Selain itu, sudah 10 saksi diperiksa KPK. Namun hingga kini belum ada tersangka baru.

    Rangkaian penanganan kasus oleh KPK tanpa ada tersangka baru lanjut Yuli, telah menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Apakah KPK akan menyelidiki beberapa kasus korupsi di Kebumen dengan OTT sebagai pintu masuknya, atau justru hanya berkonsentrasi pada kasus dugaan suap ijon proyek pengadaan alat peraga pendidikan pada Dikpora saja. “Kenapa adanya temuan uang Rp 185 juta di salah satu ruang Pemda  Kebumen,  dan keterangan banyak saksi tidak mengerucut adanya indikasi tersangka baru dari Pemkab Kebumen. Ini menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat,” paparnya.

    Yuli Ikhtiarto berharap, turunnya KPK ke Kebumen secara otomatis akan membuat penegak hukum lainnya, dalam hal ini Kejaksaan Dan Kepolisian turut serta dalam menangani kasus korupsi yang ada. “Dengan mendapatkan dukungan dari semua penegak hukum, maka kasus korupsi di Kebumen dapat diatasi dan pelakunya pun akan mendapatkan sanksi hukum,” ucapnya.

    Sementara itu, beberapa saksi yang dimintai keterangan oleh KPK juga sudah pada pulang. Basikum Mualim alias Ki Petruk Kabumian juga sudah beberapa kali terlihat di rumahnya. "Kalau Pak Petruk sudah pulang, kemarin malam dia sudah terlihat dirumah," ungkap tetangganya Gunadi. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top