• Berita Terkini

    Friday, September 2, 2016

    Amankan Laga Indonesia Vs Malaysia, Manahan Dijaga Tiga Lapis

    SOLO – Uji coba internasional perdana Timnas Indonesia pasca-pembekuan oleh FIFA melawan tim Malaysia di Stadion Manahan, Selasa (6/8) malam dijaga superketat. Ratusan ribu suporter bakal diperiksa satu per satu sebelum masuk kawasan stadion.

    Sedikitnya 1.000 personel gabungan dari fungsi Sabhara, Brimob dan TNI ikut diterjunkan. Demikian ditegaskan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono.
    “Kita akan memaksimalkan semua fungsi di kepolisian sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan sukses. Sudah saya instruksikan untuk melakukan pengamanan khusus bagi kedua tim. Baik ketika dalam perjalanan, ketika di hotel, maupun saat sedang latihan,” urai Kapolda pada rapat koordinasi pengamanan di aula Mapolresta Surakarta, Jumat (2/9).

    Rapat serupa akan digelar beberapa kali termasuk melibatkan anggota TNI, pemerintah daerah dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo sebagai panitia penyelenggara lokal untuk meng-update informasi terbaru seluruh aktivitas sebelum dan hari H pertandingan.

    Fokus pengamanan bukan hanya di lokasi pertandingan dan kedua tim kesebelasan, tapi juga suporter yang jumlahnya diprediksi mencapai ribuan orang. “Kita koordinasi dengan masing-masing korlap (koordinator lapangan,Red) tiap-tiap suporter agar menginstruksikan kepada para anggotanya (menjaga ketertiban, Red),” terangnya.
    Teknis pengamanan di lapangan, kata Condro, dibagi menjadi tiga lapis. Yakni pada akses menuju Stadion Manahan, di sekitar stadion, dan di dalam stadion. Seluruh penonton pertandingan diperiksa satu per satu guna memastikan mereka tidak membawa benda-benda berbahaya yang dapat memicu kericuhan.

    Selain itu, sehari sebelum laga berlangsung dilakukan simulasi pertandingan di Stadion Manahan untuk memermudah koordinasi petugas pengamanan hari H. “Saat hari H kita pastikan stadion sudah benar-benar steril. Akan kita sisir setiap sudutnya,” tegas Condro.

    Kapolda berharap dengan keamanan superketat tersebut dapat menjamin pertandingan kedua kesebelasan berjalan mulus. Condro juga mewanti-wanti para suporter dan pihak terkait lainnya menjunjung tinggi sporitivitas. “Sehingga kita mendapat pandangan yang positif baik dari pemerintah pusat maupun dunia,” ungkapnya.
    Sementara itu, Ketua Askot PSSI Solo Paulus Haryoto sangat mengapresiasi bantuan pengamanan dari jajaran TNI dan Polri. Pihak penyelenggara juga aktif berkomunikasi dengan suporter untuk menjaga situasi kondusif.

    Ditambahkan Paulus, seluruh pintu di Stadion Manahan yang berjumlah delapan unit akan dibuka dan dijaga ketat aparat. Bagi suporter yang tidak kebagian tiket masuk tak perlu resah. Sebab Askot PSSI Solo berencana menyiapkan layar liquid cyrstal display (LCD) di luar stadion.

    Di sisi lain, Askot PSSI Solo juga menyebar undangan bagi para pejabat pemerintahan di Kota Bengawan agar dapat menyaksikan langsung pertandingan Indonesia melawan Malaysia di Stadion Manahan. “Untuk pejabat pusat yang hadir, kita masih berkoordiasi dengan PSSI pusat,” ujar Paulus. (atn/wa)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top