• Berita Terkini

    Thursday, August 18, 2016

    Kalau Ada Tim Pendamping Haji "Mbeler", Bupati: Laporkan!

    sudarnoahmad
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Jamaah calon haji asal Kabupaten Kebumen, diminta untuk melaporkan jika tidak mendapat pelayanan yang baik dari Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) maupun Tim Kesehatan Daerah (TKHD). Hal itu ditegaskan Bupati HM Yahya Fuad, pada acara Pamitan Haji di Pendopo Bupati Kebumen, belum lama ini.

    "Kalau selama ibadah haji ada petugas TPHD maupun TKHD yang "mbeler" (enggan melayani jamaah), laporkan saja ke kami. Nanti kami langsung tegur," pinta bupati, saat memberikan sambutannya.

    Misalkan, kata Bupati, jamaah tidak mendapatkan pemondokan layak dan tidak ada airnya. Jamaah haji diminta untuk memfoto dan mengunggah di QMen (smart city yang akan dilaunching Pemkab Kebumen). "Nanti kita tindaklanjuti, kita akan tegur petugasnya," tegas Yahya Fuad.

    Menurut Bupati, hal ini dilakukan demi kebaikan dan kelancaran bersama selama musim haji. "Ini sebuah pelayanan kepada para jamaah, sehingga kesulitan disana kami juga tau," ujarnya.

    Kepada petugas TPHD dan TKHD, bupati meminta agar melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati. "Jangan seperti dulu, petugas haji malah yang dilayani. Kalau sekarang harus melayani jamaah, sehingga juga menjadi haji mabrur," bebernya.

    Pada musim haji tahun ini, Pemkab Kebumen menugaskan lima orang TPHD dan TKHD. Yaitu Nurtaqwa Setyabudi (Kepala Kantor Kesbangpol), Agung Prabowo (Wakil Ketua DPRD), Sumarwanto (Puskesmas Klirong), Jarkot Tri Yogo (tokoh masyarakat) dan dr Muhammad Miftahudin (RS PKU Muhammadiyah). Kelima petugas tersebut dibiayai menggunakan APBD Kebumen 2016.

    Sementara itu, calon jamaah haji asal Kabupaten Kebumen pada musim haji 2016 ini mencapai 966 orang. Rencananya akan diberangkat dengan empat kelompok terbang (kloter). Yakni kloter 36, 60, 61, dan kloter 62. Kloter 36 dengan jumlah jamaah 355 orang. Kloter merupakan kloter utuh jamaah asal Kabupaten Kebumen. Kloter ini rencananya akan diberangkatkan dari halaman Pendopo Bupati menuju Embarkasi Donohudan Boyolali, pada 22 Agustus mendatang pukul 14.00 WIB.

    Kloter 60 dengan jumlah calon jamaah 355 orang, kloter ini merupakan gabungan dengan jamaah asal Kabupaten Wonosobo, sebanyak 220 orang, Purworejo 98 orang dan Kota Kebumen 37 orang. Rencananya diberangkatkan pada Rabu 31 Agustus 2016 pukul 02.00 dini hari. Kloter 61 terdapat 355 jamaah (kloter utuh dari Kebumen), diberangkatkan pada hari yang sama pukul 03.00 dini hari.

    Sedangkan jamaah yang tergabung pada kolter 62 sebanyak 219 orang digabung dengan asal Kabupaten Pati sebanyak 132 orang. Kloter ini akan diberangkatkan pada hari yang sama, 31 Agutsu pukul 09.00 WIB.

    Sedangkan kepulangan jamaah dari Tanah Suci dijadwalkan pada 2 Oktober mendatang pukul 23.55 WIB di Solo dan tiba di Kebumen sekitar 3 Oktober pukul 04.55 dini hari, untuk kloter 36. Untuk kloter 60 tiba di Tanah Air pada 10 Oktober pukul 23.55 WIB, dan sampai di Kebumen 11 Oktober sekitar pukul 11.40 WIB.
    Kemudian Kloter 61 akan kembali ke tanah air 10 Oktober pukul 11.40 WIB, sampai di Kebumen diperkirakan 11 Oktober pukul 16.40 WIB. Selanjutnya. Kloter 62 sampai di Solo pukul 18.35 WIB pada 10 Oktober dan sampai Kebumen pada 11 Oktober pukul 23.35 WIB.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top