• Berita Terkini

    Thursday, August 18, 2016

    Diduga Depresi, Pria di Banyumas Bakar Rumah Orang Tuanya

    agus/radmas
    BANYUMAS -Diduga mengalami depresi, Nursiam (39) warga RT 2 RW 3 Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen nekad membakar rumah milik orang tuanya sendiri, H Katim (75) yang saat kejadian sedang ditinggal ke tempat hajatan pada Rabu (17/8) pukul 22.00. Akibatnya, seluruh rumah ludes terbakar dan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.


    Dari keterangan saksi, H Muhaemin menuturkan, saat kejadian Nursiam sedang berada di rumah sendirian karena orang tuanya menghadiri hajatan tetangga yang tidak jauh dari rumah. Namun, pada pukul 22.15 warga melihat ada api yang membesar di rumag H Katim. Warga langsung menuju lokasi dan berusaha memadamkan api.   "Saat ditinggal hajatan, Nursiam diduga melakukan pembakaran karena hanya ia yang berada di dalam rumah. Warga hanya melihat ada api dan langsung teriak ada kebakaran setelah itu warga  berdatangan termasuk H Katim yang sedang berada di rumah Juned untuk menghadiri hajatan,"jelas H Muhaemin, Kamis (18/8).


    Saat warga berdatangan ke rumah H Katim, Nursiam kabur dan kembali pukul 02.00 sementara warga langsung berusaha untuk memadamkan api yang terus membakar rumah ukuran 5x8 meter tersebut. Namun, akibat api yang terus membesar semua isi rumah tidak ada yang bisa diselamatkan. Sekitar pukul 12 malam api baru bisa padam.
       "Semua yang ada di dalam rumah tidak ada yang tersisa. Ludes terbakar semua dan Nursiam setelah kembali dari persembunyian langsung diamankan warga karena sudah hampir 10 tahun mengalami depresi namun perbuatan yang dilakukan dengan membakar rumah baru pertama kali dilakukan,"jelasnya.

        Kades Petahunan Rohmat Fadli mengatakan, akibat kejadian kebakaran kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Semua barang berharga milik korban yang berada di dalam rumah tidak ada  yang tersisa, termasuk uang tunai dan barang berharga lainnya. Api berhasil dipadamkan warga pukul 12 malam.

       "Api berhasil dipadamkan dua jam setelah pertama kali diketahui ada kebakaran. Malam itu juga Nursiam sudah diamankan warga, sementara keluarga H Katim terpaksa tidur di rumah sanak saudaranya karena sudah tidak ada lagi barang yang tersisa usai kebakaran,"jelasnya.

       Sementara keberadaan Nursiam sudah dibawa ke RSUD Banyumas untuk mendapat perawatan kejiwaan pada Kamis (18/8) pagi. Dan pembersihan material rumah dilaksanakan pada sore hari bersama warga dan Muspika. (gus)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top