• Berita Terkini

    Thursday, August 18, 2016

    Rayakan HUT RI, Siswa SDN 1 Kritig Kirab Tumpeng Megana

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesis (RI) ke-71 di SD Negeri 1 Kritig Kecamatan Petanahan , Rabu (17/8/2016), tampak berbeda dari biasanya. Kali para wali murid diikut sertakan dalam pelaksanaan upacara pengibaran sang saka merah putih. Bukan hanya itu, usai upacara, para siswa pun melakukan kirab tumpeng megana keliling kampung.

    Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan kemarin. Bahkan, sebagian wali murid tak segan mengikutinya sambil menggedong anak. Namun demikian, upacara berjalan khidmat.  Usai upacara anak-anak pun dengan riang gembira dan gegap gempita melakukan kirab tumpeng menggunakan tandu.


    Kepala SDN 1 Kritig H Wachidun SPd SD mengatakan, peringatan HUT RI sebelumnya telah dilaksanakan dengan pembuatan 70 tumpeng. Perayaan kali ini dilaksanakan dengan membuat tumpeng nasi megana. “Usai upacara, para wali murid berkumpul untuk membuat paguyuban kelas (Pakes) yang beranggotakan orang tua siswa,” tuturnya.

    Tumpeng merupakan nasi yang dibentuk kerucut. Tumpeng kerap digunakan dalam acara selamatan bagi masyarakat Jawa. Umumnya penyajian tumpeng diletakkan diatas tampah. Sementara, di bagian bawah tumpeng tersedia uba rampenya terdiri dari sayur mayur, kerupuk dan lain sebagainya. Tumpeng megana sendiri memiliki filosofis tersendiri. “Tumpeng megana, mempunyai arti doa “Moga Nak murid-murid pada pinter lan slamet,” terang Wachidun.


    Kirab tumpeng, jelas Wachidun, bertujuan agar masyarakat turut serta mendoakan para siswa. Semakin banyak yang mendoakan tentunya akan semakin baik. Dengan kegiatan seperti ini, perayaan HUT Kemerdekaan bukan hanya hura-hura semata.

    Terkait dengan Pakes, Wachidun pun menjelaskan, paguyuban kelas dibuat dengan beranggotakan wali murid di masing-masing kelas. Di SD Negeri 1 Kritig dibentuk 6 pakes, yakni mulai dari kelas 1 sampai 6. “Pakes diharapkan akan menjadi media komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan masyarakat,” ungkapnya.


    Keberhasilan pendidikan lanjutnya, bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah semata. Keterlibatan orang tua dalam dunia pendidikan pun sangat penting guna mendukung proses keberhasilan kegiatan belajar dan mengajar. Informasi dari orang tua sangat diperlukan bagi sekolah, mengingat waktu anak sebenarnya lebih banyak dirumah dari pada di sekolah. “HUT kemerdekaan ke 71 ini menjadi awal yang baik bagi SD Negeri 1 Kritik untuk menata masa depan yang lebih baik,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top