• Berita Terkini

    Saturday, April 2, 2016

    11.139 Warga Kebumen Manfaatkan KUR

    ilustrasi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Kebumen telah mencapai Rp 172,4 miliar, dengan jumlah nasabah sebanyak 11.139 orang. Angka tersebut menunjukkan tren positif pada sektor usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kebumen.

    Bupati Kebumen HM Yahya Fuad mengatakan, penyaluran KUR di Kebumen tersebut menunjukkan jumlah yang menggembirakan. Menurut Yahya Fuad, penyaluran KUR merupakan akses permodalan, yang disalurkan melalui BRI, BNI dan Bank Mandiri, khusus untuk pelaku UMKM.

    Menurut Yahya Fuad, pemberian KUR sangat efektif bagi UMKM karena bunganya sangat ringan. Sehingga banyak dari sektor usaha kecil berminat untuk memanfaatkan fasilitas KUR. Dengan adanya KUR maka sektor usaha kecil dapat meningkatkan omset maupun skala usahanya.

    Ia mengatakan saat ini kredit usaha rakyat (KUR) tidak memakai agunan, namun dengan pinjaman terbatas. Melalui sertfikasi gratis nantinya UMKM bisa mengakses modal lebih besar.

    "Pada gilirannya akan meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat agar ke depan Kabupaten Kebumen menjadi kekuatan besar dalam bidang koperasi dan UMKM," kata HM Yahya Fuad, kepada Kebumen Ekspres, kemarin.

    Yahya Fuad mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, antara lain bimbingan teknis dan pelatihan bagi pelaku KUMKM, menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan penyedia permoda. Selanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia KUMKM, peningkatan kualitas produk dan fasilitasi akses jaringan pemasaran produk KUMKM, serta pelibatan stakeholder dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

    Tak hanya itu, Pemkab Kebumen, pada 2016 menyelenggarakan sertifikasi tanah gratis pada 20.000 bagi pelaku UMKM guna mendukung akses permodalan. Ia mengungkapkan tahun ini Kabupaten Kebumen mendapat program sertifikasi gratis dari pemerintah pusat sebanyak 4.000 bidang. "Selain itu melalui APBD kabupaten dan APBDes kami menyelenggarakan program sertifikas gratis untuk 20.000 bidang, khususnya bagi pelaku UMKM," imbuhnya.

    "Salah satu visi kami adalah mewujudkan koperasi dan UMKM yang berkualitas, tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi sebagai penggerak perekonomian rakyat," ujarnya.

    Ia menambahkan jumlah koperasi aktif di Kebumen terus meningkat dari 363 koperasi pada 2014 kemudian taun 2015 menjadi 416 koperasi. Ia menuturkan saat ini Kebumen memiliki sebanyak 43.132 UMKM. "Kami dapat melayani percepatan penerbitan UMKM untuk 8.194 dan kami termasuk yang terbanyak mengeluarkan izin bagi UMKM," katanya.

    Lebih jauh, beberapa kendala UMKM di Kebumen selama ini, antara lain pelaku koperasi dan UMKM dalam menjalankan usahanya masih menggunakan cara-cara tradisional, akses permodalan yang masih kurang. "Maka kami menyelenggarakan sertifikasi gratis agar nantinya sertifikat tanah yang dimiliki pelaku UMKM bisa digunakan untuk agunan supaya mendapatkan kredit lebih besar," pungkasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top