• Berita Terkini

    Rabu, 23 Maret 2016

    Jualan Judi Lotre, 4 Pria Majalengka Dibekuk

    fuad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Maksud hati ingin mencari keuntungan, empat pria asal Majalengka Jawa Barat itu malah berakhir di jeruji besi Polres Kebumen. Mereka diamankan karena mengedarkan kupon judi berkedok lotere di sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen.

    Tindakan tegas petugas terpaksa dilakukan, menyusul banyaknya laporan atas keresahan warga, dengan mulai maraknya perjudian dalam kemasan lotre berhadiah.
    Empat pelaku yang diamankan, semuanya berasal dari Desa Garawangi Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Yakni Amin Karmin (28), Arip Supriatna (27), Tawi Astawi (22) dan Ade Supriatna (21). "Di Kebumen, mereka menjalankan aksinya di empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Alian, Sadang, Karangsambung dan Ayah," ujar Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH melalui keterangan yang disampaikan Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto SH MH didampingi Kasubag Humas AKP Wasidi dalam ekspose perkara di Mapolres Kebumen, Selasa (22/3/2016).

    Willy menuturkan, para tersangka diamankan dari sebuah rumah kontrakan di Desa Bojongsari Kecamatan Alian, belum lama ini. Saat itu, para tersangka tengah merakit kupon lotre beserta hadiahnya sebelum dijual ke warung-warung.   Dari tangan para tersangka, petugas menyita puluhan ribu kertas lotere warna hijau, kuning dan merah, rokok berbagai merk, uang tunai sebesar Rp 2,43 juta serta empat sepeda motor yang digunakan pelaku untuk mengedarkan lotre berhadiah.

    Ditambahkan Willy, judi ini sangat sederhana. Yakni hanya berupa sebuah papan kertas berisi sekitar 4 ribu lembar lotre yang dilipat kecil-kecil dan berisi nomor tertentu. Mulai dari angka 1 hingga 100 yang dipasang secara acak. Kemudian di atas kupon-kupon itu dipampangkan langsung hadiah-hadiah menarik minat pembeli. Hadiah yang disediakan pun cukup menarik. Mulai dari handphone, kaos, jaket, rokok dari berbagai merk hingga baju dan sabun mandi. Ada pula hadiah minuman suplemen dan minuman kaleng.

    Dari berbagai hadiah itu, rokok menjadi paling banyak. Bahkan ada yang berani memasang hadiah dua bungkus rokok hingga satu slop rokok.
    Judi jenis ini banyak diminati warga karena harganya tergolong murah. Dengan hanya bermodal Rp 500, seorang pembeli bisa mengadu untung mendapatkan hadiah menarik yang disediakan. "Karena harganya murah, masyarakat sering tidak menyadari jika lotre rokok adalah sebuah bentuk perjudian. Padahal jika dilihat dari modusnya, membeli lotre untuk mendapatkan hadiah jelas sebuah perjudian," tegas Willy yang diamini AKP Wasidi.

    Kasubag Humas AKP Wasidi mengakui jika judi model lotre ini bukan hal baru di tengah masyarakat. Pasalnya dulu dikemas berisi permen cecek yang diperuntukkan buat anak anak. “Kemasan lotere sekarang berbeda. Kalau dulu hadiahnya snack dan mainan anak anak kini hadiahnya rokok dan HP,” jelasnya.(has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top